Kitakininews.co.id -MEDAN : Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, H. Farianda Putra Sinik, SE, dipastikan menjadi satu-satunya bakal calon Ketua PWI Sumut periode 2026-2031 setelah rivalnya, Austin AE Tumengkol, tidak mengembalikan formulir pendaftaran hingga batas waktu yang ditentukan panitia.
Dengan kondisi tersebut, Farianda berpeluang melanjutkan kepemimpinannya untuk periode kedua. Namun, penetapan calon tetap menunggu hasil verifikasi persyaratan administrasi oleh panitia Konferensi PWI Sumut dan penetapan dari PWI Pusat.
Ketua Panitia Pelaksana atau Organizing Committee (OC) Konferensi PWI Sumut, Rifki Warisan, didampingi Sekretaris OC SR Hamonangan Panggabean, Ketua Steering Committee (SC) Taufik Wal Hidayat, serta Sekretaris SC Riza Mulyadi, menyampaikan bahwa panitia telah menerima tiga berkas pendaftaran bakal calon Ketua PWI Sumut dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP).
Rifki menjelaskan, sejak pendaftaran dibuka pada 2 November 2026 hingga batas akhir pendaftaran pukul 16.05 WIB, tercatat hanya tiga kandidat yang mengembalikan berkas pencalonan.
"Sejak dibukanya pendaftaran tanggal 2 November 2026 hingga hari terakhir pendaftaran pukul 16.05 WIB, hanya tiga kandidat yang mendaftar," kata Rifki.
Ia mengungkapkan, selama masa pendaftaran terdapat lima orang yang mengambil formulir. Namun, hingga penutupan pendaftaran, hanya tiga orang yang menyerahkan kembali berkas pencalonan.
Ketiga kandidat tersebut terdiri atas Farianda Putra Sinik sebagai bakal calon Ketua PWI Sumut, serta Rizal Rudi Surya dan Khairul Muslim sebagai bakal calon Ketua DKP PWI Sumut.
Selanjutnya, panitia akan melakukan pemeriksaan dan verifikasi kelengkapan dokumen persyaratan masing-masing kandidat. Proses verifikasi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, sedangkan hasilnya akan diumumkan pada Senin.
"Sabtu dan Minggu, kami selaku panitia akan melakukan verifikasi. Kemudian, Senin akan diumumkan hasil verifikasinya, apakah kandidat tersebut Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS)," ujar Rifki.
Setelah hasil verifikasi diumumkan, berkas dan hasil pemeriksaan akan disampaikan kepada PWI Pusat untuk proses penetapan calon yang berhak mengikuti Konferensi PWI Sumut pada 21 November 2026 mendatang.
Rifki menegaskan, seluruh tahapan tetap dilaksanakan berdasarkan jadwal dan ketentuan organisasi yang telah ditetapkan panitia.
Sebelumnya, Farianda Putra Sinik bersama sejumlah pendukungnya telah mendatangi sekretariat panitia untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua PWI Sumut periode 2026-2031. Kedatangannya diterima langsung oleh panitia pelaksana konferensi.
Dalam proses pendaftaran tersebut, Farianda menyerahkan sejumlah dokumen persyaratan yang ditetapkan berdasarkan ketentuan organisasi. Dokumen itu antara lain surat pernyataan, surat keterangan kesehatan, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang utama, serta dukungan minimal 10 persen dari jumlah daftar pemilih.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, panitia menerima berkas pendaftaran Farianda sebagai bakal calon Ketua PWI Sumut.
Di tengah proses pencalonan dan menjelang konferensi, Farianda kembali mengingatkan seluruh anggota PWI di Sumatera Utara agar tetap menjaga persatuan dan kekompakan organisasi.
Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi pemicu perpecahan ataupun merusak hubungan persaudaraan sesama anggota.
"Kalau kita bersatu dan kompak, kita akan kuat. Sebaliknya, kita akan mudah dipermainkan jika tidak kompak dan bersatu," kata Farianda.
Bakal calon petahana tersebut juga mengingatkan agar proses konferensi yang merupakan bagian dari pesta demokrasi organisasi tidak melahirkan sekat atau dikotomi di antara anggota PWI.
"Berbeda pilihan itu biasa, karena itu hak demokrasi. Jangan karena beda pilihan, terus di antara kita terjadi saling hasad dan hasut. Pesta cuma satu hari, persaudaraan selamanya. Jangan sehabis pesta terjadi jarak. Saya tidak inginkan itu, saya ingin kita bersama-sama membesarkan PWI sebagai rumah besar kita. Mari kita berkonferensi dengan riang gembira," ajaknya.