Kitakini.news - Kejaksaan Negeri Medan melaksanakanpenyuluhan hukum Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dengan menjadi pembina upacara diYayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) Jalan Setia Budi No. 191, MedanSunggal, Senin (13/3/2023).
Kejari Medan yang diwakili oleh Asepte Gaulle Ginting, SH,MH mengenalkan apa itu Kejaksaan dengan tugas dan fungsinya, yang salah satunyaialah program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Program ini merupakan programKejaksaan Agung RI dan jajaran korps Adhyaksa di seluruh wilayah Indonesia yanglahir berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: 184/A/JA/11/2015 tanggal 18November 2015 tentang Kejaksaan RI mencanangkan program Jaksa Masuk Sekolah(JMS).
“Kejaksaan memandang bahwa pelajar merupakan gerbang utamadari suatu generasi muda yang mempunyai posisi dan peran strategis dalampembangunan yang akan menentukan arah dan tujuan suatu negara di masa yang akandatang,” kata Asepte.
Dalam amanatnya, Asepte juga membahas mengenai tindak pidanayang sering dilakukan oleh pelajar, khususnya kenakalan remaja hinggapenyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan bahanpembelajaran untuk memperluas wawasan, menambah pengetahuan, mengenalkan, danmenanamkan nilai-nilai kehidupan yang baik bagi para pelajar.
"Harapannya dengan adanya kegiatan ini sehinggasiswa-siswi dapat mengenali hukum dan menjauhi hukuman,” ujar Asepte.
Sebelum Asepte mengakhiri amanatnya, dia berpesan agarsiswa-siswi di YPSA belajar dengan rajin dan tekun. “Karena tidak ada yangmerubah nasib kalau tidak dari diri kita sendiri dan salah satu cara merubahnasib yaitu melalui pendidikan,” pungkasnya.
Terpisah Kepala Sekolah SMA YPSA Dahliana, S.Pd., menyambutpositif kegiatan ini dan dia berharap program JMS ini akan terus berlanjutuntuk memberikan penyuluhan dan bimbingan dalam menumbuhkan kesadaran hukum.
"Kami dari YPSA khususnya SMA Shafiyyatul Amaliyyah mengucapkanbanyak terima kasih dan mengapresiasi untuk kesempatan yang sengaja disediakandalam memberikan penyuluhan hukum dan motivasi kepada siswa-siswi kami agartaat hukum dalam berkegiatan," kata Dahliana.
Upacara bendera yang berlangsung di YPSA itu sendiri diikutioleh 1.200 orang siswa-siswi dari SD, SMP dan SMA tersebut berjalan sukses dantertib.
Kontributor: Abimanyu