Meryl: Berantas Narkoba Harus Keroyokan

- Senin, 13 Maret 2023 17:59 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202303/meryl2.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Anggota Dewan Perwakilan RakyatDaerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Fraksi PDI Perjuangan, Meryl Rouli Saragihmengungkapkan bahwa Sumut berada diperingkat pertama dalam hal Peredaran danPenggunaan Narkoba di Indonesia.

“Tentunya ini bukan prestasi. Kalau keroyokan diperbolehkan,maka kita harus berantas Narkoba ini. Kita harus keroyokan, bersinergi,”ujarnya kepada wartawan melalui keterangan tertulis di Medan, Senin(13/3/2023).

Hal ini dikatakan Meryl merespon kegiatan bersamaBadan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut dan Kota Medan serta BNN Sumut yang mengukuhkan60 Relawan Anti Narkoba yang mewakili Kelurahan Kedai Durian, Asam Kumbang,Sunggal dan Sei Sikambing B yang merupakan zona merah Narkoba di Medan, Pekanlalu.

Meryl mengungkapkan bahwa tujuan dibentuk 60 RelawanAnti Narkoba ini agar tercipta Desa/Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba).Relawan ini nantinya akan mensosialisasikan mengenai bahaya Narkoba dan jugamenyisir wilayah-wilayah dan komunitas yang terindikasi terpapar Narkoba danberhak melaporkan ke pemerintah dan juga BNN untuk ditindaklanjuti oleh AparatPenegak Hukum.

“Untuk tahun 2023 ini ditargetkan akan membentukKampung Bersinar sebanyak 300 desa dan 4.500 relawan. Itu tersebar secarazonasi di Sumut. Upaya ini terus dilakukan untuk menurunkan peringkat Sumuttertinggi pengguna Narkoba,” tandasnya.

Jadi ini untuk melindungi generasi muda Indonesia. Kan2045 ini generasi emas, jadi supaya terhindar dari Narkoba, tidak akanterlaksanalah genarisi emas itu, kalau saat ini masih di rusak sama Narkoba,” imbuhnya.

Lebih lanjut Meryl menerangkan, dalam waktu dekatini Raperda tentang Ketentraman dan ketertiban umum segera disahkan. Hal initentunya akan menjadi satu payung hukum yang pasti bagi masyarakat.

“Ini juga upaya membuat payung hukum yang lebihleluasa lagi, untuk masyarakat juga bisa terlibat dalam, menjaga ketentramanumum. Kemudian kami juga dengan kesbangpol rencanannya, akan mengumpulkanormas-ormas, anak muda, untuk mensosialisasikan tentang bahaya Narkoba sekaligusperaturan tentang keormasan,” pungkasnya.

“Salah satu indikator penyebab Sumut terpapar Narkobajuga karena merupakan jalur masuk barang haram tersbeut di Indonesia. Jalurdari Myanmar, Malaysia dan Iran masuk ke pantai Sumatera sepanjang Aceh, Sumutdan Riau. Wilayah pantai ini mencapai 500an km sementara yang dipantau polairhanya mampu sekitar 100an km. Untuk itu saya juga minta atensi Kapolri @listyosigitprabowoakan hal ini. Ayo sinergi dan keroyokan berantas narkoba. Narkoba No, PrestasiYes!,” bebernya.

 

 

Redaksi 


Tag:

Berita Terkait

News

Berprofesi sebagai DJ, Mahasiswa Farmasi Ditangkap Edarkan 488 Vape Narkoba

News

Merasa Martabat Wartawan Direndahkan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut

News

Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi

News

Gubernur Bobby Nasution Hadiri Nobar Final Piala Dunia, Satlantas Polres Nias Lakukan Rekayasa Kalukintas

News

Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung

News

Wabub Nisel Dampingi Bobby Nasution dan Dubes Prancis Kunjungi Desa Wisata Bawomataluo