Terkendala Biaya Perawatan, Anak 3 Tahun Koma di RS Padangsidimpuan

- Senin, 13 Maret 2023 18:19 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202303/ank_koma.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Tubuh mungil anak berusia tiga tahun terkulailemah tak sadarkan diri di Rumah Sakit Metta Medika Kota Padangsidempuan. Dalamkondisi kritis ia butuh bantuan biaya untuk perawatan lebih lanjut.

Namanya Ikrar Ajaki (3), anak dari keluarga kurang mampu,pasangan Ahmad Eli Topan Nasution (39) dan Dewi (19) Warga Lingkungan VII,Kelurahan Batu Nadua Jae, Kota Padangsidimpuan ini dirawat diruang ICU lantai4.

Ahmad Ali Topan, ayah dari anak malang yang berprofesisebagai sopir angkot Link Batu Nadua ini dijumpai awak media dirumah sakitSenin (13/03) menjelaskan dirinya sangat berharap untuk kesembuhan putranya.

"Saya bang demi anakku apapun kalau bisa kulakukan.Sudah tiga hari dirawat disini, dan satu hari biaya perawatannya lumayan mahal.Saya sudah mau jual organ ini kalau ada mau sudah saya tawarkan ke perawat,” ujarAhmad sembari meneteskan air mata.

Saat ditayai, keluarga kurang mampu ini tidak masuk dalamdaftar program KIS untuk warga kurang mampu dan tidak punya BPJS.

"Ngak ikut kami kartu KIS itu bang. Dan saat ini kamimau urus BPJS tapi persoalannya 14 hari baru bisa digunakan sementara ini harusperawatan dan dirujuk kemedan terpaksa kami tolak karena biaya,” ucap ayahempat anak ini sambil menundukkan kepala.

Diketahui bocah tiga tahun ini dirawat di rumah sakit, padaJumat (10/03/2023) pukul 11.30 WIB. Awalnya bocah malang ini sedang bersamaayahnya di depan bengkel, Kelurahan Batu Nadua Jae memperbaiki angkot yang iabawa.

"Saat itu saya memperbaiki ban mobil, dan anak saya itumasih bilang ini kunci ayah. Saat saya perbaiki mobil, berselang dua menit anaksaya ngak saya liat. Dan saya cari-cari. Setelah itu warga ada yang bilang adaanak tenggelam dan hanyut di paret. Disitulah saya berlari dan ternyata itu anaksaya,” ungkapnya berruai air mata.

Sedangkan korban ditemukan 700 meter dari lokasi hanyut diparet tepatnya di depan Dinas Perikanan Tapsel. Dan dengan rasa panik baktersambar petir, dirinya dan warga langsung membawa ke Rumah Sakit Metta Medika.

"Itulah bang, sebentar saja aku balik badan. Tiba-tibaanakku jatuh ngak ada yang tau. Ngak tau lagi bang musibah yang menimpaku ini,"urai warga Lingkungan VII, Batunadua Jae Ini.

Kini dirinya merasa pangling untuk meminjam uang biayaberobat anaknya karena dalam sehari harus ada DP Rp1,3 Juta. "Ngak baisalagi aku bang berkata apa lagi," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, bocah malang ini masih dalamkondisi koma.

Kontributor: Efendi Jambak


Tag:

Berita Terkait

News

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

News

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara