Kitakini.news - Ratusan sopir Angkutan Kota (Angkot) jurusanPasar Raya dan Kampus Universitas Andalas (Unand) Kota Padang, Sumatera Barat berunjukrasa ke gedung DPRD Padang.
Mereka meminta anggota dewan, agar Pemerintah Kota (Pemkot)Padang menghentikan penambahan armada angkutan Bus Trans Padang ke jurusantersebut karena menghilangkan pendapatan mereka.
Ratusan sopir angkutan kota ini memarkirkan armadanya, dikawasan gedung DPRD Kota Padang, jalan Sawahan, Senin (13/3/2023) sore. Merekatidak beroperasi seharian untuk menyampaikan aspirasi kepada anggota DPRDPadang.
Aksi awak Angkutan Kota (Angkot) ini meminta kepada anggotadewan agar mendesak Pemerintah Kota Padang untuk menghentikan Bus Trans Padangberoperasi di koridor enam itu, rute Pasar Raya dan Kampus Universitas AndalasLimau Manis.
Salah seorang sopir angkot, Kasmidi mengatakan, semejakadanya bus Trans Padang, yang melayani penumpang jurusan Pasar Raya Padang danKampus Universitas Andalas, membuat pengasilan mereka jahuh merosot darisebelumnya.
Setelah adanya Bus Trans Padang ini, para sopir angkotmengalami kehilangan pendapatan lebih 20 persen per harinya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi membenarkanadanya Bus Trans Padang masuk dijalur tersebut.
Di rute ini ada 80 halte tempatpengisian penumpang. Namun, demikian, pihak Dinas Perhubungan Kota Padang akanmelakukan peninjauan ulang pada halte tersebut.
Kontributor: Azzareen