Bobby Nasution : Jangan Ada Pungli di Sekolah, Korupsi di Area Pelayanan Publik

- Kamis, 16 Maret 2023 07:44 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202303/PEMKO_4.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Tidak ada lagi pungutan liar (pungli) di lingkungan dan korupsi di area pelayanan publik sekolah. Serta  hilangkan pelayanan kurang ramah bagi warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas.

Hal ini menjadi penekanan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat melantik dan mengukuhkan pejabat administrasi dan fungsional di Stadion Kebun Bunga Medan, Rabu (15/3/2023).

Selain Kepala Sekolah, orang nomor satu di Pemko Medan ini juga melantik Kepala UPT Puskesmas, Lurah, Sekretaris Lurah dan Kasi Kelurahan. Selain ingin menghilangkan wajah buruh dunia pendidikan selama ini, penegasan ini disampaikan agar tidak terjadi lagi korupsi dan terwujudnya pelayanan kesehatan yang baik di seluruh puskesmasn

"Saya tidak mau ada lagi pungli  terhadap orang tua siswa di sekolah  dan korupsi di area pelayanan kepada masyarakat. Saya juga tidak mau dengar  ada lagi penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan pribadi," tegas Bobby Nasution.

Dengan menghindari pungli di lingkungan sekolah, jelas Bobby Nasution, menjadi salah satu upaya untuk menghilangkan wajah buruk di dunia pendidikan selama ini. Oleh karenanya menantu Presiden Joko Widodo ini mengajak kepala sekolah yang baru dilantik untuk bersama-sama menjadikan wajah dunia pendidikan di Kota Medan menjadi lebih baik lagi ke depannya.

"Masih ada persoalan yang harus kita selesaikan karena prinsip dasarnya  untuk mengajarkan anak-anak kita. Itu harus dimulai dari diri kita masing-masing. Saya minta seluruh kepala sekolah yang dilantik dapat memahami persoalan pendidikan dan menjadikan wajah pendidikan di Kota Medan dari hal yang buruk menjadi lebih baik di bawah kepemimpinan kalian," pesannya mengingatkan.

Sedangkan untuk Kepala UPT Puskesmas yang baru dilantik, Bobby Nasution ini  mengungkapkan, saat menghadiri Isra' Mi'raj di Kecamatan Medan Marelan, Selasa (14/3/2023), dirinya mendapat keluhan dari warga bahwa pelayanan di Puskesmas Marelan tidak ramah dan petugasnya tidak mau senyum.

Padahal persoalan kesehatan, kata Bobby Nasution, merupakan salah satu program prioritas  yang fokus ditangani saat ini guna memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Oleh karenanya, imbuhnya, hal itu menjadi PR bagaimana caranya melayani masyarakat sesuai dengan baik sesuai  standar pelayanan

“Namanya puskesmas, harus  melayani orang yang sedang sakit. Untuk itu saya ingatkan kepada seluruh Kepala UPT Puskesmas untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Sebab, hal itu merupakan pelayanan non medis yang harus diberikan," ungkapnya.

Di penghujung arahannya, Bobby Nasution mengingatkan agar  seluruh pejabat yang dilantik, sebagai pelayan masyarakat tentunya dituntut untuk bisa mendengar keluhan dari masyarakat dan  berbuat untuk masyarakat. Oleh karenanya  jangan pernah mudah puas denga napa yang telah dilakukan.

Sebagai pelayan masyarakat,  tegas Bobby Nasution, semua diingtkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam mengekspos pribadi maupun kinerja. “Lebih baik gunakanlah media sosial untuk mengajak masyarakat melakukan kebaikan seperti  mengikuti program-program yang dimiliki sehingga dikenal masyarakat lebih luas lagi," pesannya.

Redaksi


Tag:

Berita Terkait

News

Sempat Ricuh, Firma Hukum Budi Dharma Berhasil Kembalikan Penguasaan Aset PT KAI di Medan

News

Yahdi Khoir Dorong Pinjaman Daerah dan Lobi Pemerintah Pusat Tidak Potong TKD

News

Eko Purdjianto Matangkan PSMS Medan Hadapi PSIS Semarang, Analisis Kelemahan Lawan Jadi Kunci

News

‎Istri Mantan Kadis Sosial PMD Samosir Minta Hakim Bebaskan Suami

News

‎Mantan Kadis Sosial PMD Samosir Bantah Korupsi, Soroti Perbedaan dengan Pihak Bank Mandiri

News

Aksi Kejar-kejaran dan Lompat ke Sungai Warnai Penggerebekan Narkoba di Klambir Lima