Kitakini.news – Tingkat kecelakaan dan masalahkesehatan dalam dunia kerja penting untuk menjadi prioritas, bahkan denganrisiko kecelakaan sekecil apapun harus diantisipasi. Semua penyedia kerja atauperusahaan harus bisa menekan angka kecelakaan kerja.
Dalam amanat Menteri Ketenagakerjaan, kata AsistenPemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumut Basarin Tanjung, dijelaskanbahwa pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya didukungdengan regulasi saja. Namun tidak kalah penting, adalah meningkatkan pemahamandan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan.
“Termasuk diantaranya membangun budaya K3 yang baik.Karena seringkali luput dalam benak kita, bahwa nikmat selamat dan ataupenyakit akibat kerja, pada akhirnya menjadi wujud dari pekerjaan yang layak,”ucapnya melalui keterangan tertulis di Medan, Selasa (21/3/2023).
Menurut Basarin, ada tiga kondisi yakni tersedia bagisemua orang pada usia produktif, semua pekerja terlindungi secara sosial, sertasemua tersalurkan suara dan aspirasinya melalui sistem dialog sosial yangberharkat secara kemanusiaan.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu)memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2023 tingkat provinsi,di Kawasan Industri Medan (KIM) 4, Medan, Senin (20/3/2023).
“Upacara Peringatan Bulan K3 ini dalam rangkameningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja di lingkunganpemberi kerja. Khususnya di Sumatera Utara, sehingga diharapkan dengan kegiatanini, semua penyedia kerja atau perusahaan bisa menekan angka kecelakaan kerja,”beber Basarin.
Hal senada juga dikatakan Kadisnaker Sumut Abdul HarisLubis yang menerangkan bahwa acara peringatan ini sudah direncanakan sejakbeberapa bulan lalu. Menghadirkan sekitar 3.500 tenaga kerja dari berbagaiperusahaan.
“Kita mengundang orang sebanyak ini karenamengharapkan bahwa K3 ini harus diterapkan di semua perusahaan. Sehinggakesehatan dan keselamatan kerja bisa terjamin,” ujar Haris.
Haris juga menilai, dari amanat menteri tersebut bahwasosialisasi penerapan K3 perlu terus dilakukan. Sehingga dapat menurunkantingkat kecelakaan kerja. Baik untuk pekerjaan dengan risiko terbesar atauberbahaya, hingga risiko yang terkecil.
“Jadi sebenarnya, kita akan ke lingkungan kerja,karena itukan (pekerjaan dengan risiko kecil) masih sering abai. Misalnya, bisasaja suhu udara tempat bekerja itu bisa menimbulkan penyakit. Ini nanti kedepanharus menjadi catatan penting yang harus kita lakukan. Semua kita harusmemahami, termasuk semua pekerja memahami tentang K3, supaya bersama melakukanitu,” paparnya.
Hadir pada acara tersebut, Direktur Kelembagaan K3Kemenaker Heri Susanto, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut HenkyRhosidien, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Baharuddin Siagian sertasejumlah pejabat lainnya.
Redaksi