Pria Paruh Baya Asal Meranti Riau Tewas Diterkam Harimau di Siak

- Selasa, 20 Desember 2022 18:58 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202212/harimau-sumatera1.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Seorang pria paruh baya asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, tewasdiduga diterkam harimau sumatera. Pria bernama Acai,50,  tewas diterkam harimau saat mencari kayu dilokasi hutam di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak,Riau.

Melansir inews.id, Selasa (20/12/2022), Camat Sungai ApitTengku Mukhtasar mengatakan, korban ditemukan tewas dengan jasad yang masihutuh. Namun, dia mengatakan, ada bekas luka gigitan harimau di leher korban.Saat kejadian, korban sedang mencari kayu mahang di hutan Sungai Belat bersamarekannya.

“Kejadiannya Senin (19/12/2022) pukul 06.00 WIB, tapi sayadapat informasi itu sore dari penghulu (kepala desa) setempat,” ujar MukhtasarSelasa (20/12/2022).

Selanjutnya, Tengku Mukhtaras melaporkan kejadian tersebutke pihak kepolisan dan Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Mukhtasar menambahkan, dari informasi warga setempat, saatitu korban ditemukan oleh rekannya tak jauh dari lokasi korban diterkam. Saatpenemuan korban, harimau sudah tidak terlihat di lokasi, sedangkan korban tewasbersimbah darah.

“Informasi yang terakhir saya terima, korban sudah dibawa ketempat asal mereka semalam (Senin 19/12/2022). Kami juga suah melaporkan kepadapihak terkait,” ucapnya lagi.

Tengku Mukhtasar, meminta warga yang berada di sekitarlokasi untuk selalu berhati-hati terhadap hewan buas seperti harimau yang masihberkeliaran di kawasan tersebut. Dia juga meminta warga tidak beraktivitassendirian memasuki hutan yang jauh dari pemukiman itu.

“Kami imbau warga meningkatkan kewaspadaan. Karena saat iniharimau tersebut masih berkeliaran,” ungkapnya.

Mukhtasar mengatakan, peristiwa tersebut sudah terjadi untukkesekian kalinya. Dia juga meminta kepada pihak berwenang untuk mengevakuasiharimau dari lokasi tersebut.

“Saya juga sudah lapor ke pihak berwenang supaya menurunkantim mengamankan dan meminta mengevakuasi hewan buas tersebut,” ucapnya.

Pada November 2022 lalu, BBKSDA Riau melaporkan dua harimauyang terekam kamera di kampong paling ujung Kabupaten Siak Tersebut. Sementaraitu, hampir setahun lalu, satu orang juga tewas diterkam harimau di kampungyang jarak tempuhnya sekitar empat hingga enam jam dari Sungai Apit tersebut.

Redaksi


Tag:

Berita Terkait

News

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

News

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara