Kitakini.news– Qatar Museums akan menggelar program ‘Qatar – Indonesia 2023 Years of
Qatar Museums yang menghadirkan sejumlah kegiatan seni budaya, pameran,olahraga, kuliner, fotografi dan program residensi hingga kunjungan sosial.
Ini merupakan program pertukuran budaya dan pertama diluncurkan pada 2012oleh Ketua Qatar Museums HE Sheikha Al Mayassa binti Hamad bin Khalifa Al Thaniyakni Years of Culture adalah kegiatan pertukaran budaya bilateral tahunanuntuk memperdalam saling pengertian antara Qatar dan negara partner kegiatanini, termasuk dengan penduduk di negara tersebut.
“Indonesia dan Qatar memiliki hubungan yang sangat baik berdasarkankesamaan keyakinan dan kepentingan bersama. Saat ini, dunia sangat membutuhkankerjasama seperti ini dan itu dimulai dengan memberdayakan masyarakat kitauntuk saling berinteraksi, belajar, dan merayakan budaya,” ujar Duta BesarIndonesia untuk Qatar, Ridwan Hassan seperti dilansir dari Inilah, Rabu(22/3/2023).
Secara resmi, program dibuka dengan kegiatan di Museum of Islamic Art(MIA), yang menampilkan koleksi menarik artefak Indonesia.
Ridwan menjelaskan, galeri ini mengingatkan pengunjung bahwa saat inikawasan Asia Tenggara adalah rumah bagi komunitas Muslim terbesar di dunia,menggarisbawahi hubungan antara budaya yang berbeda melalui pameran perdagangankomoditas dan pertukaran gagasan di dunia Islam dan di luar itu. Galeri inimenampilkan perhiasan emas dan tekstil Indonesia yang menarik.
Sementara itu, Deputy Director of Curatorial Affairs MIA, Shaika NasserAl-Nassr, menjelaskan bahwa MIA, menggambarkan kisah penyebaran Islam di duniadan pengaruhnya terhadap seni dan budaya.
“MIA yang baru dibuka ini melengkapi gambaran tersebut dengan penambahangaleri untuk wilayah Samudera Hindia dan Asia Tenggara,” tuturnya.
Jelang bulan Ramadan, tambah Shaika, perjalanan kuliner di kedua negarajuga diulik. Chef Indonesia akan memasukkan bahan masakan tradisional dalammenu di beberapa restoran di Qatar selama Ramadan. Demo kuliner khusus akanberlangsung di Qatar International Food Festival.
Shaika juga menerangkna, makanan khas Qatar dan tradisi seperti Garangaoakan hadir di Indonesia. Kolaborasi dengan semangat yang sama terhadap makananakan berlanjut di bulan berikutnya saat dua chef Qatar dan Indonesia melakukanperjalanan keliling Indonesia dalam program ‘Culinary Journey’.
Years of Culture juga bekerjasama dengan Reach Out to Asia (ROTA) untukmelakukan kegiatan sosial relawan (volunteer trip) dengan mengajak para pemudaQatar melakukan kegiatan bersama anak sekolah di Indonesia.
Persembahan teater khusus HAYATI (Tree of Life): Searching for The Essenceof Love, yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset danTeknologi Indonesia, dihadirkan khusus untuk Year of Culture tahun ini, akanhadir di Qatar pada tahun ini. Teater ini akan menjadi eksplorasi visual yangmenakjubkan dari hubungan antara identitas pribadi dan tradisi budaya.
Di Indonesia, peserta dari Qatar dan Indonesia akan melakukan kegiatanbersepeda di seputar Borobudur, candi Budha terbesar di dunia.
Kegiatan ini akan ditutup dengan makan malam dan persembahan khusus tradisiQatar, yang menggambarkan semangat bersama kedua negara dalam hal olahraga,makanan, seni pertunjukan.
Tahun ini, program Years of Culture juga akan diisi dengan kegiatanpertukaran budaya melalui kerjasama dengan Jakarta International PhotographyFestival (JIPFEST).
Selain itu, adapula program residensi selama tiga bulan, di mana desainerQatar dan Indonesia akan bekerja bersama untuk mendukung interaksi langsungbakat-bakat baru dari kedua negara.
Redaksi