Kitakini.news – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut)prihatin melihat kondisi jalan alternatif Kota Berastagi – Simpang Ujung Aji –Desa Ajisiempat tembus Tigapanah, Kabupaten Karo yang kondisinya babak belur,sehingga sangat mengganggu arus lalulintas.
"Sangat memprihatinkan, kondisi jalan alternatif yang menghubungkan 8desa (Desa Simpang Ujung Aji, Desa Ajijulu, Ajibuhara, Ajimbelang, Simpang DesaBertah, Desa Bertah, Kutajulu, Desa Seberaya hingga Kecamatan Tigapanah ini)kondisinya benar-benar hancur dan memiliki lubang-lubang yang dalam," kataAnggota DPRD Sumut Salmon Sumihar Sagala kepada wartawan, melalui sambunganseluler di Medan, Kamis (23/3/2023).
Salmon mengungkapkan, akibat rusak-parahnya jalan di kawasan sentrasayur-mayur dan buah jeruk itu, masyarakat dari 8 desa merasa sangat terganggumemasarkan hasil pertaniannya ke ibukota Kecamatan Tigapanah maupun KotaBerastagi, sehingga besar harapan masyarakat agar jadi perhatian serius PemkabKaro.
Salmon mengungkapkan, jalan alternatif ini dulunya dibangun, gunamengantisipasi kemacetan di jalur utama Kota Berastagi - Kabanjahe (Jalan JaminGinting). Tapi, saat ini kondisinya sangat tidak layak dilintasi, karenamengalami kerusakan yang sangat parah.
Berkaitan dengan itu, mantan anggota DPRD Karo ini sangat berharap kepadaPemkab Karo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Karo untuksegera melakukan perbaikan, guna menghindari keresahan masyarakat sertaterputusnya arus lalu-lintas dari kawasan tersebut.
"Perlu diketahui, jalan alternatif ini satu-satunya sarana penghubungmasyarakat di 8 desa untuk memasarkan hasil pertaniannya ke Berastagi danTigapanah, sehingga sangat mendesak untuk segera dilakukan perbaikan,"tegasnya.
Dari pengamatan Salmon di lapangan, jalan alternatif tersebut benar-benartidak ada perawatan. Tidak lagi memiliki drainase, sehingga kalau hujan turun,air tergenang di badan jalan. Sangat membutuhkan penanganan serius, minimaldilakukan penimbunan sirtu untuk sementara, agar masyarakat tidak terganggu.
Redaksi