Hasan Sagala Buka Pelatihan Guru Madrasah Kementerian Agama di Padangsidempuan

- Sabtu, 25 Maret 2023 20:57 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202303/IMG-20230324-WA0120_copy_762x469.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Tenaga Ahli Menteri Agama RI Hasan Basri Sagala membuka pelatihan PKG - PKB guru Madrasah kementerian agama untuk Kota Padangsidempuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan di Aula MAN 2 Kota Padangsidempuan, Jumat (24/3/2023).

Hasan Basri Sagala (HBS) didampingi dari Balai Diklat Kanwil Kemenag Sumatera Utara Wira Darma, Kakan Kemenag Kota Padang Sidempuan Masir Rambe, Kakan Kemenag Kabupaten Tapsel Ihwan Nasution, resmi membuka pelatihan Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kementerian Agama.

Dalam arahannya, Hasan menyampaikan bahwa tugas para guru adalah mengawal akhlak, menanamkan budi pekerti anak didik untuk menghadapi perkembangan zaman

"Metode pendidikan pun harus betul-betul dikuasai, jadi manfaatkan momen ini sebaik mungkin agar ada peningkatan ilmu pengetahuan, skill dan etika untuk guru madrasah di lingkungan Kementerian Agama," ucap Hasan.

Lanjut Hasan, dalam materinya menyampaikan bahwa titik temu itu tidak akan pernah bisa diwujudkan jika tidak tumbuh dari sebuah pemahaman, sikap, dan perilaku masyarakat yang mampu mendialogkan berbagai kepentingan, harapan, cita-cita, dan keinginan-keinginan.

"Sebagaimana kita ketahui, bangsa Indonesia adalah negara kesepakatan (Daarul ‘Ahdi) dengan menemukan titik temu dalam bentuk 'Moderasi Beragama' itu harus ada bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia," sebutnya.

Tenaga Ahli Menteri Agama tersebut juga menekankan bahwa paradigma moderasi beragama meniscayakan setiap umat beragama bersikap insklusif, asimilatif, dan adaptif, yang mampu mendorong terjalinnya pergaulan lintas budaya, iman, dan peradaban.

"Di sinilah moderasi beragama telah berperan menyatukan Indonesia dengan prinsip penghormatan terhadap perbedaan dan penghargaan budaya lokal, kepada para guru, saya berpesan agar dapat menyampaikan kepada peserta didiknya dan lingkungan sekitar," lanjutnya.

Moderasi beragama lanjut Hasan, merupakan sebuah proses kehidupan yang tidak pernah berhenti, hingga menemukan pada satu titik netral.

"Baik kanan maupun kiri yang berbasis pada implementasi esensi ajaran agama itu sendiri," pesannya.

Sementara itu Wira Darma, MA yang sengaja diundang dari Balai Diklat Kanwil Kemenag Sumatera Utara mengatakan bahwa setelah kegiatan pelatihan selesai, para guru madrasah wajib menyebarkan sistem dan mentransfer ilmu yang diperoleh dalam kesempatan tersebut seperti yang disampaikan pemateri Tenaga Ahli Menteri Agama terkait moderasi beragama.

"Ingat, tidak semua ASN seberuntung bapak dan Ibu dapat mengikuti pelatihan ini, pergunakan waktu yang baik agar mendapatkan prestasi yang terbaik,” ucap Wira.

Kontributor: Efendi Jambak


Tag:

Berita Terkait

News

PWI Sumut Lanjutkan Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, 900 Anggota Dapat Perlindungan

News

DPRD Sumut Tetapkan 7 Komisioner KPID Sumut 2026-2029, Tanpaa Petahana

News

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Dandim 0201/Medan, Letkol Fernando Batubara Resmi Jabat Komandan Baru

News

Sejumlah Lokasi Judi Tembak Ikan Diduga Beroperasi di Deli Serdang, Merek AB Disebut Kuasai Pasar

News

Setahun Hirup Udara Bebas, IRT Residivis Kembali Ditangkap Jual Ganja

News

Diskusi Reflektif Patria Sumut Soroti Tantangan Politik, Finansial hingga Dampak AI