Terseret Arus Sungai Saat Marpangir, Anak Perempuan di Paluta Meninggal

- Sabtu, 25 Maret 2023 04:53 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202303/IMG_20230325_045646_copy_457x257.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Seorang anak perempuan, ABP (9) ditemukan meninggal dunia usai terseret arus Sungai Batang Pane di Desa Sungaidurian, Kecamatan Padangbolak, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Kamis (23/3/2023) dini hari.

Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Imam Zamroni dalam keterangan resminya menjelaskan, sebelum meninggal dunia, korban berangkat ke sungai untuk mandi-mandi menjelang puasa (Marpangir), pada Rabu (22/3/2023) sore.

Kapolres melanjut, sebelum terseret arus Sungai, anak perempuan itu berangkat ke tempat pemandian bersama Ibunya, KH (45) beserta saudaranya, NKH (14) dari rumahnya di Lingkungan I, Kelurahan Pasar Gunungtua, Kecamatan Padangbolak.

Saat di lokasi pemandian kata Kapolres, baik korban maupun NKH, saling berpegangan. Korban memegang NKH dengan menarik baju saudaranya itu. Entah bagaimana, keduanya mandi hingga ke tengah sungai.

“Setelah sampai di tengah sungai, pegangan tangan korban terlepas dari baju saudari NKH. Akibatnya, korban terseret aliran sungai,” sebut Kapolres.

Situasi semakin tak karuan. Ternyata, korban tak bisa berenang, hingga ia makin terseret aliran arus sungai. Malangnya, NKH yang melihat itu, hanya diam saja. Tak ada upaya menolong mau pun berteriak meminta pertolongan.

Padahal, saat kejadian, banyak personel Polri yang sedang melakukan pengamanan. Begitu juga dengan masyarakat lain yang sangat ramai di lokasi pemandian, karena menjelang Ramadan.

“Setelah pulang ke rumah, saudari NKH baru menceritakan kejadian hanyutnya korban kepada nenek dan orang tua korban. Orang tua korban begitu syok. Ia menyangka korban sudah pulang duluan bersama saudari NKH,” terang Kapolres.

Mendengar hal tersebut, orang tua korban sangat panik. Ia lantas melaporkan hal itu ke aparat setempat. Selanjutnya, warga setempat, BPBD Paluta, bersama personel Polsek Padangbolak melakukan pencarian korban di sungai dengan peralatan seadanya.

Kapolres mengaku, awalnya pencarian tak membuahkan hasil hingga berlangsung dini hari esoknya. Dan pada akhirnya, petugas dan masyarakat menemukan jenazah korban. Saat petugas menemukannya, korban terseret lebih kurang 1 Km dari tempat hanyutnya di awal.

“Petugas, lalu membawa korban ke rumah orang tuanya (rumah duka). Orang tuanya juga telah membuat surat permohonan agar tidak ada otopsi bagi korban,” tutup Kapolres.

Kontributor: Efendi Jambak


Tag:

Berita Terkait

News

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

News

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara