Kitakini.news - Dua belas jam terombang-ambing di tengahlaut, lima penumpang kapal hendak berwisata di Kabupaten Kepulauan Mentawai,Sumatera Barat, ditemukan dalam kondisi selamat. Satu diantaranya Warga NegaraAsing (WNA) Australia, yang hendak berselancar di Mentawai.
Kelima penumpang berikut Kapal Shadow Mentawai digiringBasarnas Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Sabtu (25/3/2023) sore.
Lima penumpang kapal yang hilang kontak di perairan antaraPulau Sipora dan Pulau Siberut (Selat Bunga Laut), Kecamatan Sipora Utara,Kepulauan Mentawai, berhasil ditemukan.
Kepala Kantor SAR Mentawai, Akmal, menyebutkan Tim SARGabungan melakukan pencarian di sekitar kawasan Selat Bunga Laut dengan kapaldan Pesawat Susi Air.
Saat pencarian dilakukan, sekitar pukul 15.55 WIB Tim SARmenerima info dari masyarakat bahwa korban ditemukan, jarak lokasinya dariTuapejat sekitar 30 meter mengarah ke Padang.
Kelima korban tersebut adalah Rahmat (36), Ade (32), Ario(21), Aria (21) dan Laura (32). Laura adalah WNA yang hendak berselancar diMentawai. Sekitar pukul 15.35 Tim SAR gabungan melakukan towing terhadap kapalyang hilang kontak tersebut menggunakan longboat masyarakat ke Dermaga Tuapejat.
Kapal ini dilaporkan hilang kontak, setelah berangkat dariTuapejat menuju Malilimok Pulau Shadow dengan penumpang lima orang. Namunsampai pukul 19.00 WIB belum juga sampai di tujuan dan kapal dihubungi tidaktersambung lagi.
Menurut Akmal, kelima orang ini hendak melakukan wisataselancar di Mentawai, tiba-tiba kapal yang mereka tumpangi mati mesih setelahdihantam gelombang tinggi.
Akmal meminta kepada masyarakat pelaku wisata dan nelayanuntuk lebih waspada terhadap gelombang tinggi. Setidaknya, pelaralatan kapalharus dilengkapi, seperti pelampung dan alat komunikasi.
Kontributor: Azzareen