Kitakini.news – Memasuki Ramadan ke-7, GubernurSumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berbagi bersama lebih 1000 janda danasisten rumah tangga (ART). Janda dan ART yang hadir merasa bersyukur memilikipemimpin yang peduli dengan rakyat kecil.
Salah satu peserta Khoiratunnadwa mengatakan, baru diera Edy Rahmayadi, para janda dan ART diundang berbuka bersama di Rumah DinasGubernur. Janda anak empat ini berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan.
"Tahun lalu saya bawa anak yatim, sekarang bawajanda dan ART dari lingkungan saya, kami sangat bersyukur punya pemimpinseperti Pak Edy," kata Khoiratunnadwa, di Halaman Rumah Dinas GubernurSumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu (29/3/2023).
Bukan hanya berbuka bersama, sekitar 1.000 janda danART juga mendapat bantuan sembako. Menurut Khoiratunnadwa, ini sangat membantupara ibu terutama janda dan ART.
"Ini lagi masa-masa sulit, kami sangat bersyukurdiajak berbuka di sini, mendapat sembako," kata Khoiratunnadwa, yang sudahditinggal suaminya selama lima tahun ini.
Salah satu ART yang hadir pada acara ini, Srihayatiberharap, semakin banyak pemimpin di Sumut yang peduli dengan rakyat kecil. "Mudah-mudahan semakin banyak pemimpin yang kayakPak Edy, jadi kami yang kecil-kecil ini diperhatikan," kata Srihayati.
Sementara itu, Edy Rahmayadi mengatakan bangga denganperjuangan ibu-ibu, terutama janda. Menurutnya ibu-ibu ini memiliki dayajuang tinggi untuk menghidupi keluarganya.
"Saya bangga kepada emak-emak saya, berjuangmenghidupi keluarganya, mendidik anak-anaknya. Tetaplah di jalan Allah, mencarinafkah yang halal," kata Edy Rahmayadi, usai acara berbagi di BulanRamadan.
Menurut ustaz Abdul Aziz Tarigan yang mengisi ceramahpada kesempatan ini, memperhatikan janda dan miskin akan ditinggikanderajatnya. Pemimpin yang memperhatikan janda dan orang miskin juga sepertiorang yang berjihad.
"Menurut Rasulullah SAW, yang membantu para jandadan orang-orang miskin seperti berjihad di jalan Allah, ini hadis Al-Bukhari,jadi bersyukurlah bapak ibu punya pemimpin seperti Pak Edy," kata UstazAbdul Aziz Tarigan.
Usai acara, seluruh peserta melakukan salat berjemaahdi halaman Rumah Dinas Gubernur Sumut. Sebagian dari mereka juga ikut melakukansalat Isa dan tarawih di tempat ini.
Redaksi