Kitakini.news - Program warga binaan mandiri yang digagasRutan Kelas I Medan, sudah mendapatkan hasil pundi-pundi rupiah. BerkahRamadan, produksi sepatu dan sandal buatan hasil karya warga binaan Rutankebanjiran pesanan hingga 50 persen.
Produksi sepatu dan sandal buatan tersebut, merupakan hasilkarya warga binaan Rutan Kelas 1 Medan yang berada di kawasan JalanPemasyarakatan Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara.
Dengan keterampilan tangannya dalam membuat sandal dansepatu, Endrianto dan Rizal yang telah ditekuninya 20 tahun, memberikanpelatihan dan memproduksi sandal dan sepatu terhadap empat orang rekannyaselama berada di dalam Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan.
Para warga binaan diberikan berbagai jenis keterampilanseperti fokus membuat sandal. Terlihat tangan Rizal dengan mahir menjahit,menggunting dan menggambar motif sendal yang akan dibuatnya.
Dia berhasil memproduksi ratusan sandal berbagai macam jenisdengan beragam motif yang nantinya dijual seharga Rp35 ribu hingga Rp95 ribu.
Warga binaan Rutan Kelas 1 Medan, Endrianto, Rabu(29/3/2023) mengatakan dalam proses pembuatan sepatu dan sandal, dia sudahtidak memiliki kesulitan. Dikarenakan sebelumnya dia sudah mempunyai pengalamandalam pembuatan sepatu dan sandal.
Untuk membuat sepatu maupun sandal, Endrianto hanyamembutuhkan waktu selama 1 jam dengan bahan produksinya pun sudah disediakanoleh Rutan dari luar.
Kasubsi Bimker Rutan Kelas I Medan, Tiopan Situmorang,mengatakan selama bulan Ramadan dan jelang lebaran ini, untuk pemesanan sepatudan sandal produksi warga binaan mengalami kenaikan yang cukup pesat.
Pemesanan meningkat hingga 50 persen dengan caramemasarkannya membuka galeri di rutan sehingga para pengunjung dapat langsungmembelinya. Selain itu penjualan juga dilakukan secara online.
Dengan adanya berbagai keterampilan selama menjadi wargabinaan di dalam Rutan Medan, nantinya jika bebas nanti warga binaan bisamembuka lapangan pekerjaan sehingga dapat menekan angka pengangguran.
Kontributor: Azzareen