Kitakini.news – Bank Indonesia, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu)dan aparat penegak hukum lainnya diminta mengawasi peredaran uang palsu yangkini dikabarkan beredar di tangan pemakai dan bandar Narkoba.
"Kita minta lakukan Patroli untuk mengantisipasi peredaraan Upal yangbanyak ditemukan di tangan pemakai dan bandar (agen) Narkoba," ujar AnggotaDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Benny Harianto Sihotang kepadawartawan di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (30/3/2023).
Benny menjelaskan, berbagai langkah termasuk patroli dimaksudkan untuk mencegahperedaran Upal di tengah-tengah dinilai penting. Sebab, saat ini momen bulansuci Ramadhan dan diikuti dengan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.
"Momen seperti ini selalu digunakan oleh oknum tertentu untuk berusahamengelabui masyarakat dengan cara menukarkan upal," cetus Politisi PartaiGerindra ini.
Maka dari itu, sambung Wakil Rakyat yang berasal dari daerah pemilihan(Dapil) Sumut II meliputi Kota Medan ini, DPRD Sumut meminta BI, kepolisian danjajaran penegak hukum intens melakukan patroli, sehingga bisameminimalisir keresahan warga.
"Apalagi ada temuan bahwa Upal beredar di tangan pemakai dan bandar Narkoba,sehingga bisa merugikan warga, khususnya pedagang kecil tidak memilikifasilitas pengecekan uang alsi atau palsu di warung mereka,” paparnya.
Benny mengungkapkan, selain bertujuan melindungi warga Sumut dariperilaku jahat oknum penyebar uang palsu, langkah pencegahan terhadap Upal jugadiharapkan tidak mengusik konsentrasi umat Islam dalam menjalankan ibadah sucidan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H mendatang.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI MarlisonHakim mengatakan, uang palsu selalu ada di setiap negara. Hanya saja, jumlahuang palsu di Indonesia yang beredar cukup kecil.
"Karenanya Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk melakukanpenukaran uang baru ke bank-bank resmi. Hal ini dinilai penting untukmengatisipasi adanya potensi uang palsu hingga jumlah uang yang tidak sesuai denganpenukaran," pungkasnya.
Redaksi