Tindakan Biadab Israel Terhadap Warga Palestina Memang Disengaja dan \'Yahudisasi\' Masjid Al Aqsa

- Kamis, 06 April 2023 15:00 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202304/israel_dajjal.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Tindakan biadab pasukan Israel yangmenyerang dan menangkap warga Palestina saat sedang beribadah di Masjid Al Aqsadinilai sebagai rutinitas barbar yang memang sengaja dilakukan.

 

Insiden teranyar di Kompleks Al Aqsa itu melukaisedikitnya 12 warga Palestina dan 400 lainnya ditahan secara ilegal di sel-selIsrael.

 

Demikiandikatakan Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), DPR-RI Fadli Zonmenanggapi aksi barbar dan biadab pasukan Israel terhadap warga Palestina yangsedang beribadah di masjid Al Aqsa selama bulan Ramadhan 1444 Hijriah ini.

 

Fadli Zonmengungkapkan bahwa Ramadhan 1443 H lalu, Israel dengan keji dan biadabnyajugamenyerang Al Aqsa dan melukai sedikitnya 158 warga Palestina.

 

Tak hanyaitu, lanjut Fadli Zon, Ramadhan Tahun 2021 masehi lalu, Israel juga melakukanhal yang sama, bahkan dampaknya termasuk paling berdarah karena memicu seranganIsrael ke Gaza yang menewaskan sedikitnya 256 orang, termasuk 66 anak-anak, danmelukai lebih dari 1.900 orang.

 

"Jadi,serangan brutal dan biadab Israel di setiap bulan suci Ramadhan dengan targetjemaah Al Aqsa jelas-jelas disengaja. Mereka sangat berniat menodai kesucianAl-Aqsa dan Ramadhan. Ini tidak cukup dikutuk keras. Israel harus ditindakkeras secepatnya,” cetusnya seperti dilansir dari laman resmi dpr.go.id, Kamis(6/4/2023).

 

Atas kelakukanpasukan Israel yang berulang kali dilakukan khususnya saat bulan suci Ramadhanterhadap Al Aqsa dan rakyat Palestina, Fadli Zon mempertanyakan peran PBB,khususnya Dewan Keamanan yang tidak belajar dari insiden-insiden sejenissebelumnya.

 

"DewanKeamanan PBB seperti tidak belajar dari Bulan Ramadhan sebelumnya. SeharusnyaPBB sigap dan antisipatif. PBB gagap dan lamban. Jika diperlukan, DewanKeamanan bisa menurunkan pasukan perdamaian di Al Aqsa di setiap Ramadan,”ketus politisi Partai Gerindra ini.

 

Disisi lain,lanjut Fadli yang juga Anggota Komisi I DPR-RI ini, pihaknya juga menilaiserangan terhadap rakyat Palestina di Masjid Al Aqsa, sebagai bagian provokasiIsrael untuk 'Yahudisasi' Masjid Al-Aqsa.

 

“Israelingin meruntuhkan Al Aqsa dan menggantinya dengan Temple Mount. Ini pernahsudah terjadi pada Masjid Ibrahimi di Hebron, di mana setengah dari masjiddiubah menjadi Sinagog setelah tahun 1967,” tandasnya.

 

 Lebihlanjut, Fadli mengingatkan lagi bahwa kontrol Israel atas Yerusalem adalahilegal. “Tidak boleh dilupakan bahwa Kompleks Al-Aqsa berada di dataran tinggidi Yerusalem Timur, yang direbut Israel dalam Perang Enam Hari 1967, dankemudian dianeksasi dalam tindakan yang tidak diakui oleh sebagian besarkomunitas internasional,” pungkasnya.

 

 

Redaksi

 


Tag:

Berita Terkait

News

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

News

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara