Tahun 2022, Zakat ASN Pemprovsu Rp6,8 Miliar

- Kamis, 13 April 2023 16:43 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202304/Zakat_Edy.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Zakat Aparatur Sipil Negara (ASN)Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) meningkat signifikan pada tahun2022. Total zakat yang berhasil terkumpul dari ASN Pemprovsu sekitar Rp6,8miliar.

 

Salah satu yang mendorong pemberian zakat ini adalahGubernur Sumut Edy Rahmayadi. Gubernur ke-18 Sumut ini memberikan perhatianbesar untuk pembayaran zakat di lingkup kerjanya.

 

“Pak Gubernur sangat concern pada zakat, sehingga ASNPemprovsu tahun lalu peningkatannya signifikan, sekitar Rp6,8 miliar, kemudianUnit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Sumut Rp13,38 miliar dan Perumda Tirtanadiketiga,” kata Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumut Mohammad Hatta,saat acara penyerahan zakat triwulan I 2023 di Aula Tengku Rizal Nurdin, JalanSudirman Nomor 41, Medan, Kamis (13/4/2023).

 

Hatta menjelaskan, pihaknya menargetkan tahun depanmengumpulkan Rp2,1 triliun zakat. Tanda-tanda peningkatan penerimaan zakat diBaznas, menurutnya sudah terlihat di awal tahun ini.

 

“Bersama Pak Gubernur kita targetkan Rp2,1 triliun dandi awal tahun ini peningkatannya signifikan 28 persen untuk triwulan I, mungkinkarena Ramadan, tetapi kita harus terus seperti ini,” imbuh Hatta.

 

Sementara itu, Gubsu Edy Rahmayadi mengungkapkan bahwapotensi zakat Sumut mencapai Rp8,1 triliun, namun saat ini masih di angka Rp22miliar tahun lalu. Sebelumnya, malah zakat Sumut hanya berada di angka Rp3miliar dan terus berangsur naik saat Edy Rahmayadi menjabat.

 

“Pertama saya jadi Gubernur hanya Rp3 M, naik terus sampaisekarang, tetapi masih jauh dari Rp8 triliun, di mana semua muzaki Sumut?” tuturnya.

 

Zakat ini, lanjut Edy, harusnya bisa membantuperputaran uang di Sumut, apalagi pasca pandemi Covid-19. Dalam satu bulanperputaran uang di Sumut seharusnya Rp2,2 triliun, tetapi saat ini hanyamencapai Rp1,1 triliun.

 

“Banyak sekali selisihnya, makanya rakyat kita masihbanyak yang kesulitan, dari zakat inilah harusnya kita bisa membantudefisitnya, tetapi saat ini belum bisa,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu,  Edy juga menyerahkan secarasimbolis penyaluran zakat yang didapat dari di lingkup Pemprovsu kepadamustahik. Selain itu, Edy juga menyerahkan zakat mal nya untuktriwulan II kepada Baznas, diikuti Kepala OPD Pemprovsu.

 

 

 

Redaksi

 

 


Tag:

Berita Terkait

News

Waduh, Shin Tae-yong Absen Dampingi Persija Jakarta Hadapi PSMS Medan di League Cup, Kenapa?

News

Konfercab PA GMNI Toba 2026, Hengky Manalu Terpilih sebagai Ketua DPC

News

Pengemudi Ojol, Jhonson: Anak Saya Dibantu Sofyan Tan dari SMA hingga Kuliah

News

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

News

Sofyan Tan Dorong FOBI Sumut Perkuat Kolaborasi dengan TNI, Target Pertahankan Empat Emas PON 2028

News

Saya Cuma Jual Kerupuk dan Cuci Piring, Pak!”