Soal CPO Tumpah di Perairan Belawan, Ini Kata Pelindo

- Senin, 17 April 2023 20:06 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202304/IMG_20230417_200823.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - PT Pelabuhan Indonesia Regional 1 Belawan angkat bicara soal tumpahan minyak sawit atau clude palm oil (CPO) di laut, milik PT Pacifik Palmindo Industri (PPI) dan mencemari air.

Menurut General Manager (GM) Pelindo Regional 1 Belawan, Junaidi Ramli, pipa curah cair yang ada di Pelabuhan Belawan tidak hanya milik perusahaan mereka, tetapi juga ada milik pihak lain.

"Sedangkan CPO yang tumpah ke Perairan Pelabuhan Belawan bukan berasal dari pipa milik Pelindo melainkan milik PT PPI. Jadi PPI harus bertanggungjawab semua akibat kejadian ini," tegas Junaidi Ramli.

Setelah tiga hari berlalu kejadian itu, Sejumlah pejabat terkait Kepelabuhanan memberikan penjelasan tentang tumpahnya minyak sawit ke Perairan Pelabuhan Belawan milik PT PPI kepada wartawan di Dermaga Pelabuhan Internasional Belawan, Minggu (16/4/2023).

Seyogianya kejadian tumpahnya minyak sawit ke Perairan Pelabuhan Belawan milik PT PPI harus segera dituntaskan karena akan berimbas negatif terhadap pelayaran dunia sehingga dunia internasional tidak percaya atas kekondusifan di kawasan ini.

Provinsi Sumatera Utara akan dinilai negatif terhadap kualitas CPO oleh konsumen di dunia, maka yang rugi perekonomian Indonesia juga.

Kepala Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Belawan Capt. Wisnu Handoko  mengatakan kejadian itu bukan karena adanya kecerobohan petugas operator pelabuhan. Namun akibat pecahnya pipa distribusi milik PT PPI yang mengalirkan CPO dari tanki penampungan CPO ke kapal.

"Akibatnya CPO tumpah ke dermaga dan ke laut. Namun sudah berhasil diatasi karena di laut sekitar kejadian telah dipasang oli bumb," kata Wisnu.

Kepala Bidang Penjagaan, Patroli dan Penyidikan Kantor Syahbandar Utama  Belawan Capt. Bharto Ari Raharjo mengatakan pihaknya akan memproses dan menyelidiki peristiwa itu secara hukum guna memastikan apakah ada kesengajaan atau juga kelalaian.

"Namun saat ini belum bisa diberi penjelasan apa yang telah kami lakukan. Nanti ada saatnya kami jelaskan," ujarnya.

Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumut mengaku sudah mengambil contoh CPO yang tumpah ke Perairan Pelabuhan Belawan guna memastikan apakah ada dampak pencemaran lingkungan. 

Sedangkan perwakilan dari PT PPI yang hadir tidak memberi penjelasan pada kesempatan itu.

Dalam kurun enam bulan terakhir sudah dua kali CPO tumpah ke Perairan Pelabuhan Belawan di tempat yang sama.

Kontributor: Desrin Pasaribu


Tag:

Berita Terkait

News

Kejari Medan Perkuat Langkah Preventif, Sekretariat DPRD Medan Gandeng Datun Cegah Risiko Hukum

News

Tangis Ayah di Rumah Aspirasi Sofyan Tan, Data Desil Tinggi Ancam Mimpi Anak Kuliah

News

Terbukti Melanggar Disiplin, Camat Medan Timur dan Lurah Aur Copot Jabatan

News

Yahdi Khoir: Masjid Muhammadiyah Harus Tampil Etalase Terdepan Pemberdayaan Umat

News

Gelar Turnamen Mini Soccer, SP PLN UID Sumut Perkuat Wellbeing Pegawai

News

Festival Medan Merdeka Digelar