Kitakini.news – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat DaerahSumatera Utara (DPRD Sumut), Baskami Ginting meminta Badan PenanggulanganBencana Daerah (BPBD), Basarnas dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(BMKG) terus memantau titik-titik rawan bencana seperti longsor, banji,gelombang pasang dan kebakaran lahan.
Hal ini harus dilakukan guna memastikan kesiapanseluruh pihak untuk menyiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap potensiterjadinya bencana, di tengah arus balik Idul Fitri 1444 Hijriah.
"Mengingat jalan lintas nasional dan tingkatprovinsi kita relatif panjang, harus diperhatikan benar titik-titik yangberpotensi terjadinya bencana. Apalagi cuaca ekstrim seperti sekarang ini, makakita harus terus melakukan upaya mitigasi," kata politisi yang jugamenjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI PerjuanganSumut ini kepada wartawan di Medan, Rabu (26/4/2023).
Baskami menuturkan, sesuai rilis BNPB beberapa waktulalu, ada potensi terjadi bencana hidrometeorologi basah dan kering saatperiode mudik lebaran nanti, berdasarkan karakteristik wilayah yang ada.
Karena itu, lanjut Baskami, seluruh Stakeholder termasukPemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) dan Pemkab/Pemko harus terus melakukanpemantauan pada area yang berpotensi, di tengah arus balik saat ini.
"Agar masyarakat merasa nyaman saat balik ke kotaasal, untuk kembali melanjutkan aktivitas, setelah mudik lebaran,"imbuhnya.
Tak hanya itu, Baskami juga meminta TNI dan Polri agarterus meningkatkan keamanan bagi para pemudik. "Kita harus tekan angka kecelakaan, baik di jalantol, di jalan lintas, jalur penyeberangan dan awak transportasi juga harusdalam kondisi prima. Untuk keamanan, kita percayakan kepada TNI dan Polri,"tandasnya.
Terakhir, Baskami mengimbau agar pemudik mengutamakankeselamatan dan rutin memeriksa kondisi kendaraan. "Jangan terburu-buru,tetap utamakan keselamatan, semoga selamat sampai tujuan," pungkasnya.
Redaksi