Kitakini.news – Aparatur sipil Negara(ASN) Kementerian Agama diminta agar tetap menjaga netralitas di tahun politik.
“Saya ingin mengingatkan kepada kitasemua bahwa tahun politik ini sudah mulai. Eskalasi politik juga sudah mulaimeningkat intensitasnya. Saya meminta seluruh ASN sekalian agar tidakterpengaruh,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta melansir dari lamanresmi Kemenag.go.id, Sabtu (29/4/2023).
Seperti diketahui, pesta Pemilihan Umum(Pemilu) baru akan dilaksanakan Februari 2024. Masyarakat Indonesia akanmemilih Presiden dan Wakil Presiden. Akan dipilih juga para wakil rakyat. Meskidemikian, isu politik saat ini sudah banyak diperbincangkan oleh masyarakat.
Maka dari itu, Yaqut meminta ASN Kementerian Agama untuktetap bekerja seperti biasa, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagimasyarakat.
“ASN Kementerian Agama juga untuk tidakterlibat dalam politik praktis, apalagi sampai mengarah pada hal yang memicupotensi konflik. Tidak perlu ikut-ikutan geliat arus politik yang sedangterjadi,” tegasnya.
“Saya tidak ingin diantara ASN terkenamasalah karena tahun politik ini,” lanjutnya.
Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) akan melakukan pengawasanlebih ketat kepada ASN-ASN yang terlibat politik praktis. Menag berharap tidakada masalah terkait hal tersebut yang menimpa ASN Kementerian Agama.
“Saya tidak ingin ada catatan-catatan yang melibatkan ASNKemenag. Karena itu akan menjadi catatan yang kurang bagus bagi masa depan,” tuturnya.
“Tetapmenjaga kekompakan dalam memberi pelayanan pelayanan keagamaan tanpa harusmembeda-bedakan, baik membedakan asal, agama, asal ormasnya, atau sukunya, yangboleh kita bedakan itu kalau ada yang tidak setia kepada NKRI itu tidak usahdilayani,” tandasnya.
Redaksi