Kitakini.news - Pada hari Senin (24/4), tim Burangir bersamaUstadz Abdul Azis Siregar mengunjungi seorang kakek Gunung Samosir (76) yangsedang sakit di rumahnya di lorong 4, Desa Pintulangit Jae, Kecamatan AngkolaJulu, Kota Padangsidempuan.
Sebelumnya informasi ini dapat dari kerabat Ustadz AbdulAzis dan memohon supaya Burangir dapat melihat kondisi kakek tersebut.
Setelah ditelusuri ternyata Kakek Gunung Samosir merupakanPurnawirawan TNI AD di kesatuan KODIM 0212/TS. Dia pensiun pada 14 Maret 1995dengan pangkat terakhir Kopda dikarenakan penyakit syaraf yang dideritanya.
“Kami mendapati kakek Gunung Samosir terbaring lemah dikamarnya yang sangat sempit dan jauh dari kata nyaman. Matanya yang sudah tidakmelihat sejak beberapa tahun lalu ditambah badannya yang sudah sangat lemas dansudah tak mampu mengeluarkan suara lagi semakin memperparah kondisinya. Untukke buang air kecil, anaknya menyiapkan ember kecil dan kadang dipapah ke kamarmandi,” ujar Juli perwakilan Yayasan Burangir kepada wartawa, Rabu (26/4/2023).
Selama ini, dia memiliki BPJS gratis namun sejak beberapabulan lalu sudah tidak aktif lagi membuatnya tak bisa berobat rutin lagi.Anaknya juga yang sudah memiliki keluarga hanya pasrah melihat kondisi Ayahnyakarena tak mampu membawa berobat.
“Kami berjanji akan berkordinasi dengan stakeholder terkaitdalam upaya mengaktifkan kembali BPJS nya agar Kakek Gunung dapat berobatkembali dan harapannya ada tim kesehatan yang rutin memeriksa kondisi keadaankakek ini di rumahnya karena sudah tak sanggup lagi bergerak dari tempattidurnya,” jelasnya.
“Orang Baik, assesment kami sementara menyimpulkan bahwaKakek Gunung membutuhkan Relawan Tim Kesehatan yang memeriksa kondisinya secaraintens, fasilitas tempat tidur (tilam, bantal, selimut) yang jauh dari katamemadai apalagi untuk seorang lansi yang sakit, popok dewasa untukmemudahkannya BAK dan BAB, serta kebutuhan asupan nutrisinya,” tambahnya.
Juli mengimbau apabila ada yang tergerak hatinya bolehmenghubungi Lembaga Burangir di nomor 082368774440.
Kontributor: Efendi Jambak