Resmi Dukung Ganjar, Ketum PPP Serahkan Hasil Rapimnas ke Ketum PDI Perjuangan

- Minggu, 30 April 2023 17:19 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202305/IMG_20230430_160625.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Plt Ketua Umum  Partai Persatuan Pembangunan secara resmi menyerahkan dokumen hasil Rapimnas Partai Berlambang Ka'bah tersebut kepada Ketua Umum PDI Perjuangan. Dokumen berisi hasil Rapimnas PPP yang memberikan dukungan  kepada Ganjar Pranowo menjadi Capres 2024.

Berdasarkan pantauan Kitakinia.news melalui kanal YouTube PDI Perjuangan yang disiarkan secara langsung dan terbuka untuk umum, penyerahan dokumen Rapimnas PPP tersebut dilakukan setelah kedua elit partai, melakukan pertemuan tertutup di kanto DPP PDI Perjuangam, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 30  April 2023.

Dokumen dengan map putih itu, diserahkan langsung Plt Ketua Umum PPP,

Muhammad Mardiono

kepada Ketua PDI Perjuangan, Megawati Sukarno Putri, dengan disaksikan para petinggi kedua partai.Penyerahan dokumen Rapimnas PPP tersebut sebagai bentuk keseriusan partai berlambang Ka'bah tersebut, menjalin kerjasama politik dengan PDI Perjuangan untuk mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden 2024 nanti.

Pelaksana Tugas Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono mengatakan dalam keterangan persnya setelah pertemuan,

landasan kerja sama dalam politik antara PDIP dan PPP adalah berdasarkan kerja sama politik presidensial.

"Jadi kami akan menindaklanjuti hal ini semua dengan ada tahapan-tahapan yang banyak tentunya dalam rangka sukses mengantarkan Pak Ganjar sebagai capres. PPP menitipkan kepada Pak Ganjar yang memiliki misi kerakyatan agar kiranya kita menitipkan politik yang hendak nanti dijalankan presiden adalah politik yang amar makruf nahi munkar. Itu landasan yang paling utama," jelasnya.

Menurut Mardiono, PPP juga meminta kepada Ganjar agar menjadi bagian dari estafet kepimpinan dalam melanjutkan pembangunan nasional. Dia mengingatkan kalau Indonesia tidak boleh stagnan apalagi mundur tapi harus maju terus.

"Karena kita ingin tidak tertinggal dari negara-negara lain. Kita juga ingin mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain, kita ingin sejajar dengan negara-negara lain. Itulah yang menjadi landasan kami untuk membangun penguatan kerja sama politik dan presidensial ini bagaimana membangun bangsa ini ke depan agar rakyat kita bisa menikmati hasil demokrasi pemilu yang akan kita selenggarakan 2024," kata Mardiono.


Tag:

Berita Terkait

News

Kabar Duka, Martha Tilaar Meninggal Dunia

News

Darmawan Prasodjo Dicopot, Suroso Isnandar Resmi Jadi Dirut PLN

News

Ketum Forum Pemred SMSI Apresiasi Imigrasi Bekasi, Hanya 30 Menit Menunggu untuk Foto Paspor

News

Pemuda Masjid Dunia Dorong Indonesia-Mesir Desak PBB Berikan Hukuman Berat ke Israel

News

Comeback setelah 15 Tahun Vakum, Jamal Mirdad Jadikan MBG sebagai Lagu

News

Bobby Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia