Selalu Ingkar Janji, Indonesia Tolak Normalisasi Hubungan Dengan Israel

- Senin, 01 Mei 2023 20:35 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202305/BAGUS.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Direktur Timur Tengah KementerianLuar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia, Bagus Hendraning mengungkapkan bahwasifat Israel yang selalu dan sering ingkar janji untuk menyelesaikan konflikdengan Palestina, merupakan alasan Indonesia untuk menolak menormalisasihubungan dengan Israel.

Selain itu, Israel kerap mengembangkan wacana yangtidak bersahabat. Sebab, Tel Aviv bertindak non kompromis, mendorong pemukimanilegal di Tanah Palestina, mengganggu tempat ibadah, rasialisme apartheid dandiskriminasi.

“Andai saja Israel itu mau berubah, wah itu sangatbaik. Tapi saya pesimistis apakah bisa dilakukan. Sebab, pengalaman yang ada,mereka selalu ingkar janji dan Israel tidak pernah menepati janji, bahkan yangpaling dekat ketika perjanjian Sharm Al Sheikh, pertemuan di Mesir kemarin,baru saja," beber Bagus seperti dilansir dari CNN Indonesia.com, Senin(1/5/2023).

"Tak hanya, Israel juga kerap ingin menciptakansuasana kondusif tidak ada aksi kekerasan. Belum berbilang minggu, sudah terjadikekerasan," cetusnya.

Bagus juga tidak yakin apakah Israel akan menerimasolusi dua negara atau Two State Solution. Menurutnya, Israel tidak seriusdengan cita-cita solusi itu.Two State Solution adalah cara penyelesaian konflik Israel Palestina yangdisepakati komunitas internasional melalui resolusi Majelis Umum PerserikatanBangsa-Bangsa (PBB) No.194. Resolusi itu diadopsi pada 11 Desember 1948.Solusi dua negara menjadikan Israel dan Palestina bisa berdiri sebagai duanegara berdaulat yang hidup berdampingan secara damai.Lebih lanjut, Bagus menyebut tidak pernah mendengar Indonesia berkeinginanmenjadi mediator Israel dan Palestina.

Masih kata Bagus, Indonesia akan terus mendukungperjuangan kemerdekaan rakyat Palestina untuk mendapatkan kembali kawasannyadan mendapatkan kemerdekaanya dengan ibu kota Yerusalem Timur.Ia menambahkan Indonesia menghormati berbagai upaya lembaga lembaga regional,internasional, individu atau negara tertentu untuk melakukan pendekatanpembicaraan dengan masing-masing pihak yang terlibat."Saya kira kita bukan tidak konkret ya, kita ini memberikan sesuai dengankemampuan kita tentunya," katanya.Selain di level politik, Indonesia juga disebut memberikan dukungan kepadaPalestina di level yang lain, termasuk kebudayaan, dan kesehatan. Dukungan itudianggap sebagai upaya mempersiapkan Palestina bisa mengelola negaranya ketikanantinya merdeka."Tentu saja Indonesia siap sedia untuk memberikan bantuan sepanjang kemampuankita memungkinkan," pungkasnya.

 

Redaksi

 


Tag:

Berita Terkait

News

Surga Kopi Sumatra Hadir di Medan, Cicipi 45 Kopi Terbaik Tanpa Harus Keliling Pulau

News

Ini Enam Danau Memukau di Indonesia, Danau Toba Juaranya

News

Uang Korban Scam Rp200 Miliar Selamat, OJK Blokir Ratusan Ribu Rekening Bank

News

Persaingan Ketat, John Herdman Pilih Pemain yang Paling Siap Bela Indonesia di ASEAN Championship 2026

News

Bahas RUU HPI di DPR, PERADI Profesional Usulkan Penguatan Kepastian Hukum Internasional

News

Resmi! Gopprera Panggabean Jadi Ketua KPPU Baru, Siap Perketat Pengawasan Pasar