Kitakini.news – WorldHealth Organization (WHO) mendeklarasikan Covid-19 bukan lagi darurat kesehatanmasyarakat global. Sebab, selama lebih dari 1 tahun pandemi berada dalam trenmenurun dengan peningkatan kekebalan populasi darivaksinasi dan infeksi,penurunan angka kematian serta tekanan pada sistem kesehatan telah berkurang.
“Tren ini telah memungkinkan sebagian besar negarauntuk hidup kembali normal seperti sebelum Covid-19. Maka dari itu denganharapan besar, saya menyatakan Covid-19 berakhir sebagai darurat kesehatanglobal,” kata Direktur JenderaL WHO,Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, Swiss seperti dilansir dari Republika.co.id,Sabtu (6/5/2023).
Berdasarkan data resmiorganisasi PBB, hampir 7 juta orang telah meninggal akibat Covid-19 di seluruhdunia sejak WHO pertama kali mengumumkan keadaan darurat, 30 Januari 2020.Tedros mengatakan jumlah kematian sebenarnya setidaknya 20 juta.
Keputusan WHO datangketika Amerika Serikat akan mengakhiri darurat kesehatan masyarakat nasionalnyapada 11 Mei 2023.
Tedros menjelaskan, bahwawmasih ada risiko munculnya varian baru dan menyebabkan lonjakan kasus lainnya. Namundirinya memperingatkan pemerintah nasional agar tidak membongkar sistem yangtelah mereka bangun untuk melawan virus.
“Virus ini akan tetapada. Masih bisa membunuh dan masih bisa berubah,” cetusnya.
Tetapi, kepala WHOmengatakan sudah tiba waktunya bagi negara-negara untuk beralih dari tanggapdarurat ke penanganan Covid seperti penyakit menular lainnya.
Seperti diketahui, Covidpertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember 2019, ketika beberapa pasienmulai mengalami gejala pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya. Lebih daritiga tahun kemudian, asal muasal virus masih menjadi misteri.
Republika