Kitakini.news –Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdiksi) diminta benar-benar berkoordinasidengan pihak provider seluler untuk memastikan penguatan jaringan agar tidakbermasalah saat sistem Prosedur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Onlinesaat dibuka oleh masyarakat.
“Kita mintabangun komunikasi dengan provider seluler guna penguatan jaringan. Bila perluuji test terlebih dahulu selama 3 hari. Apakah ada masalah atau tidak. Sebab,nantinya akan dibuka oleh orang dan kemungkinan waktu yang bersamaan,” ujarAnggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Hendro Susantokepada Kitakini.news melalui sambungan seluler di Medan, Rabu (10/5/2023) saatdiminta tanggapan terkait dengan PPDB Online untuk tingkat SMA dan SMK diprovinsi ini.
Hendro jugameminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kabupaten/kota agar jugamemberikan kemudahan jaringan di daerah masing-masing. Karena akan sangatmembantu warga masyarakatnya yang akan mendaftar masuk SMA/SMK Negeri.
“Seperti didaerah Tabagsel, eks Tapanuli Utara, Kepualauan Nias dan pesisir termasukpedalaman. Daerah-daerah ini jaringan biasanya sulit dan sering mengalamigangguan. Disinilah peran dan Diskominfo kabupaten/kota sangat dibutuhkan untukmemberikan kemudahan,” tuturnya.
Hendro jugamenerangkan bahwa dalam penerimaan siswa/I baru untuk tingkat SMA/SMK Negerisecara online ini juga terbagi dalam beberapa tahapan yakni melalui jalurprestasi, afirmasi dan zonasi.
“Untuk SMA,tahap pertamanya yakni melalui jalur prestasi. Bagi anak-anak kita yang telahlulus SMP dan memiliki prestasi seperti juara 1,2 dan 3 tingkat kabupaten/kota,provinsi, Olimpiade Sains ataupun yang lainnya,ini akan menjadi salah satuinstrumen untuk bisa masuk melalui tahap prestasi,” imbuh Hendro.
Kemudian tahapselanjutnya adalah, lanjut Hendro, yakni jalur afirmasi yakni diperuntukkan bagi siswa yang tidak mampu yangberdomisili di dalam/luar wilayah zonasi, dan hanya memilih satu sekolah baikSMA/SMK. Jalur Afirmasi ini harus dibuktikan denganbeberapa syarat yang telah ditentukan
Selanjutnya jalur Perpindahan Orangtua dan Anak Guru yang harus dibuktikan dengan beberapa syarat yang telahditentukan yakni dengan memperlihatkan Kartu Keluarga(KK) yang kemudian nantinya akan dilihat dengan sistem satelit.
“Dan untukmelalui jalur ini juga ada kuota bagi pelajar yang memiliki KIP dari PemerintahPusat. Maka kita harapkan masyarakat yang anaknya kelas 3 SMP dan akanmelanjutkan SMA, maka agar dicek lagi KIP nya masih aktif atau tidak. Karena memilikipeluang untuk masuk di SMA Negeri,” imbuhnya.
Sementara itu,masih kata Hendro, untuk tahapan masuk SMK Negeri melalui PPDB Online, tahappertama adalah jalur zonasi dan tahap kedua prestasi dan afirmasi. Untuk diketahui,bahwa sudah banyak memiliki SMK Negeri unggulan yang siap memberikan skill bagianak-anak bangsa.
“Sehingga orangtua bisa memilih SMK Negeri mana yang akan dipilih untuk anak-anak mereka. Yangtentunya sesuai dengan jalur tahapan PPDB Online untuk SMK,” tuturnya.
Hendro jugaberpesan agar kepala sekolah SMA/SMK Negeri di Sumut beserta Kacabdis untukselalu memprogres Day by Day laporan setiap perkembangan yang ada selama prosespendaftaran PPDB Online.
“Dan selalumenerima serta menerapkan arahan dari Kadis Pendidikan Sumut. Demi kebaikan dankelancaran proses PPDB Online. Sebab tahun ini harus lebih baik dari tahunlalu. Kinerja Kadisdik Sumut diharapkan jauh lebih baik minimal mempertahankan.Keterbukaan informasi publik harus terus dilakukan agar masyarakat mengetahuiPPDB Online dan DPRD Sumut terus mendorong supaya disebarkan seluas-luasnyakepada masyarakat,” pungkasnya.
Redaksi