Kitakini.news - Dalam rangka meningkatkan pelayanan diPelabuhan Belawan, Pelindo bersama dengan Kementerian Perhubungan melaluiKantor Otoritas Pelabuhan Belawan dan dinas terkait di Kota Medan ProvinsiSumatera Utara telah melakukan kolaborasi dan sinergi terkait implementasiSingle Truck Identification Data (STID) dan Sistem Monitoring Tenaga KerjaBongkat Muat (SIMON TKBM).
STID merupakan sistem elektronik pendataan setiap truk yangberoperasi di pelabuhan guna menunjang truck booking system dan terminaloperating system, sedangkan SIMON TKBM merupakan aplikasi pendataan yangtersentalisasi untuk memonitor keluar masuk TKBM di area lini 1 sebagai mediaakses di pelabuhan.
Demikian disampaikan Asistent Manager Hukum dan Humas PTPelindo Cabang Belawan Sabtia, Kamis (11/5/2023) dalam siaran persnya diBelawan.
Dikatakannya, sosialisasi awal penerapan STID di PelabuhanBelawan telah dilaksanakan melalui media-media informasi seperti surat edaran,spanduk, banner maupun media sosial.
Go live penerapan STID dan SIMON TKBM di Pelabuhan Belawantelah dilaksanakan mulai, 4 Juli 2022, dimana pada tahap awal dilaksanakan padaangkutan petikemas di Terminal Petikemas Belawan.
General Manajer (GM) Pelindo Belawan, Jonedi Ramli mengatakanbahwa saat ini, Terminal Petikemas Belawan telah menerapkan STID di Gate 4 dantelah mencetak 2000 unit kartu TID serta akan terus melakukan sosialisasisampai secara penuh kegiatan STID dan pendaftaran Simon TKBM dapat diterapkandi Pelabuhan Belawan.
“Untuk tahapan pengembangan penerapan STID di pelabuhankhusus di Terminal petikemas Alhamdulillah sudah berjalan dengan baik,selanjutnya segera akan ditetapkan di Pelabuhan Ujung Baru, Dermaga IndustriKimia Dasar (IKD) dan Belawan Lama, dengan diawali dengan tahapan sosialisasi,pendaftaran, penerapan dan selanjutnya akan ditetapkan waktu dan tanggal STIDmandatori atau wajib di masing masing lokasi di Pelabuhan Belawan tersebut,” jelasnya.
“Mengenai penerapan STID di Pelabuhan Ujung Baru Belawan yangawak media sampaikan melalui beritanya, dapat kami konfirmasi bahwa tidak adatebang pilih terhadap penerapan STID, dimana saat ini sedang dalam tahapanpelaksanaan sosialisasi melalui media-media informasi seperti surat edaran,spanduk, banner maupun media sosial, sehingga para perusahaan pengangkutan jugaakan melakukan persiapan, untuk itu Pelindo bersama stakeholder kepelabuhananterkait akan terus berkoordinasi dalam mengimplementasikan STID di seluruh gatepada Pelabuhan Belawan,” tambahnya.
Bagi Perusahaan trucking yang ingin melakukan pendaftaranSTID harus memiliki nomor Pemberitahuan Melakukan Kegiatan Usaha (PMKU) dengancara melakukan registrasi terlebih dahulu melalui inportnet.
Pendaftaran STID dapat dilakukan mandiri maupun melalui asosiasiyang kemudian validasi dilakukan oleh administrasi Otoritas Pelabuhanberdasarkan data yang masuk kedalam sistem STID, setelah validasi data diapprove oleh administrasi Otoritas Pelabuhan, maka administrasi STID Centreakan melakukan aktivasi kartu dan pencetakan kartu yang kemudian dilakukanpenyerahan kartu kepada pemilik truk atau asosiasi atau yang mewakili untukselanjutnya dapat dilakukan pencetakan sticker.
“Penerapan STID akan sangat bermanfaat bagi semua pihak.Seluruh truk yang beroperasi harus sesuai dengan ketentuan kelaikan kendaraanjalan dan adanya kejelasan operator dan awak angkutnya serta akan memberikankenyamanan bagi para pengguna barang yang menggunakan angkutan tersebut,” ucapSabtia.
Kontributor: Desrin Pasaribu