Kitakini.news – Bambang Pardededicopot dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Sumatera Utara oleh Edy Rahmayadi sebagai orang nomor 1 di PemerintahanProvinsi Sumut (Pemprovsu).
“Sudah dibebastugaskan. Setelah administrasilengkap, baru kita selesaikan. Karena Bambang ini eselon II, tunjanganya masihmelekat. Masih kita evaluasi,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut, Arief Trinugrohokepada wartawan di Medan, Sabtu (20/5/2023).
Usai pencopotan itu, Pemprovsu akanmembuka lelang jabatan Kadis PUPR menggantikan Bambang dan menetapkanna menjadidefinitive.
Sebelumnya, Kepala BKD Sumut Safruddinmengungkapkan, dicopotnya Bambang dari jabatannya dikarenakan kinerja yangkurang baik terkait Proyek Multiyears senilai Rp2,7 Triliun yang hanyaterealisasi sebesar 23 persen pengerjaannya di Tahun 2022.
“Hanya sebatas uang muka. Pada Oktober2022 amanat diberikan dikasih waktu 6 bulan untuk memperbaiki kinerjanya,”tuturnya.
Safruddin juga mencetuskan bahwa pencopotanBambang Pardede juga bersamaan dengan peninjauan Presiden Joko Widodo ke DesaSialang Taji, Kecamatan Waluh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura)meninjau kondisi jalan rusak, Rabu (17/5/2023).
“Rabu sore diserahkan SK pencopotankepada Bambang Pardede melalui sekretaris,” tukasnya.
Saat ini, lanjut Safruddin,bertindak sebagai pelaksana tugas (Plt) Kadis PUPR ditunjuka Kepala BidangPembangunan Dinas PUPR yakni Marlindo Harahap sampai terpilih Kadis yang baru.
Redaksi