Kitakini.news - Salah satu pengrajin gelang asal JawaTengah, kebanjiran pesanan saat memasuki musim haji. Untuk tahun 2023 iniperajin gelang tersebut dipesan oleh Kementerian Agama sebanyak jumlah jamaahhaji asal Sumatera Utara.
Para pengrajin ini didatangkan langsung dari Jawa Tengah,khusus untuk membuat gelang jamaah haji asal Provinsi Sumatera Utara.
Para pengrajin gelang haji, mengisi data jamaah calon hajike dalam gelang. Ada pun data-data diri jamaah yang dicetak di dalam gelangadalah nama jamaah, asal embarkasi, tahun keberangkatan haji, nomor paspor, danbendera asal negara. Seluruh data tersebut, nantinya akan dicetak ke gelangkhusus haji sebagai identitas.
Proses pencetakannya pun tergolong sederhana, hanya denganmenggunakan beberapa bahan, diantaranya, adaptor listrik, air keras dan mesinprinter.
Pertama-tama pengrajin menyiapkan gelang yang terbuat daribesi putih, dengan panjang 30 centimeter. Kemudian nama jamaah yang sudahdiprint, ditempelkan dengan adaptor panas yang menggunakan air keras. Sehingganama dan data peserta haji menempel di gelang tersebut secara permanen dantidak akan luntur.
Gelang haji ini wajib dipakai dari mulai keberangkatan hingajamaah haji sampai kembali ke tanah air, sebagai data diri, jika jamaah nantiberpisah dengan rombongan.
Pengrajin gelang haji, Nugroho, menjelaskan, dalam seharimereka mampu membuat gelang haji sebanyak 300 gelang.
“Dalam memproduksi gelang haji tidak ada yang sulit, hanyamenggunakan alat sederhana. Sebelumnya bahan jadi gelangnya sudah dibawa darijawa tengah, jadi sampai di asrama haji hanya menginput data jemaah yang akanberangkat ke tanah suci,” papar Nugroho, Kamis (25/5/2023).
Mereka bersyukur musim haji membawa rezeki bagi mereka,karena banyak pesanan gelang haji yang mereka produksi.
Petugas penyelenggara ibadah haji embarkasi Medan, Nisa,mengatakan, pengrajin gelang asal jepara tersebut akan memproduksi gelangsesuai dengan jumlah haji asal Provinsi Sumatera Utara.
Jadi setiap hari mereka akan terus memproduksi gelang untukjamaah calon haji yang sudah masuk ke dalam Asrama Haji Embarkasi Medan.
Kontributor: Azzareen