Kitakini.news – Komandan KomandoKesiapan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kota Medan Periode 2014-2018, Cholish sangat menyayangkan terjadinya dinamika organisasi yang akanberdampak negative pada Otonom Muhammadiyah yang merupakan gerakan Islam, AmarMakruf Nahi Mungkar dan diharapkan permasalahan yang terjadi jangan sampaiberlarut, sehingga akan mencederai nama baik organisasi.
“Saya prihatin dengan kondisi ini. Sampaisaat ini masuh juga belum mendengar ada upaya penyelesaian,” ujar Cholishkepada wartawan melalui keterangan tertulis yang diterima, Senin (29/5/2023).
Hal ini disampaikan Cholishmerespon konflik atau permasalahan yang saat ini melanda di tubuh PimpinanWilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumatera Utara (Sumut) yang selama sepekanterakhir ini, beberapa media online terus menyuguhkan berita yang kurang baikdibaca.
Dalan pemberitaan tersebut, PimpinanWilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumatera Utara melakukan pembekukan terhadapPimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Tapanuli Selatan di bawahkepemimpinan Saudara Herman Pelangi, Sabtu (20/05/2023).
Sehingga hal tersebut mengundangreaksi dari berbagai pihak, ada pihak yang mendukung keputusan PWPM tersebutdan ada juga yang menolak dengan menyatakan bahwa pembekuan PDPM KabupatenTapanuli Selatan yang dilakukan oleh PWPM Sumatera Utara merupakan tindakanyang tidak tepat dan menyalahi AD/ART Pemuda Muhammadiyah.
Cholish berharap, semoga masalahtersebut dapat diselesaikan dengan bijaksana oleh pihak-pihak yang berseteru,terutama di internal PWPM Sumut tanpa harus menuding siapa yang salah dan siapayang merasa benar.
“Saya berharap agar masalah inidiselesaikan segera mungkin. Saya yakin kalau mereka bijaksana pasti masalahnyaakan selesai. Jangan lagi saling salah-menyalahkan dan jangan juga ada yangmerasa paling benar. Karena apabila masalah ini tidak segera diselesaikan, makayang rugi ya organisasi," tandasnya.
Redaksi