Kitakini.news – Dinas Komunikasidan Informatika Sumatera Utara (Diskominfo Sumut) menggelar tepung tawar untuktiga pegawai yang tahun ini akan berangkat menunaikan ibadah haji ke TanahSuci.
Tepung tawar ini bertujuan agaribadah haji yang dilakukan dapat berjalan lancar dan sekembalinya diharapkandapat menjadi haji mabrur dan mabruroh.
“Alhamdulillah, diantara kita tahunini tiga orang akan berangkat haji, semoga diberi kemudahan dalam melaksanakanibadah haji dan diberikan kesehatan. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, InsyaAllah menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” ujar Kadis Kominfo Sumut Ilyas SSitorus saat memberi sambutan dalam tepung tawar haji yang digelar di AulaTransparansi Dinas Kominfo Sumut, Jalan HM Said Medan, Senin (29/5/2023).
Ketiga pegawai Dinas Kominfo Sumutyang berangkat haji yakni dua orang pegawai ASN, Maiderhana Nasution danMardiana, serta satu orang pegawai non ASN, Budi M Amin beserta istri. Turuthadir Sekretaris Dinas Kominfo Rosmidar, Kabid Informasi dan Komunikasi PublikHarvina Zuhra, Kabid Statistik Sektoral Iwan Sutani Siregar, serta sejumlah ASNdan tenaga pendukung Dinas Kominfo.
Tepung tawar sebagai pesejuk bagimuslim dan muslimah Dinas Kominfo Sumut yang berangkat haji tersebut diiringidengan marhaban, juga tausiah oleh Ustaz Ahmad Syafii.
Sementara itu, Ustaz Ahmad Syafiimengatakan ibadah haji merupakan ibadah yang paling spesial. Pertama, ibadah hajimenyempurnakan bangunan keislaman seseorang, setelah seorang muslim/muslimahmelaksanakan empat rukun Islam lainnya.
“Islam dibagi lima pondasi,bersyahadat, salat, berpuasa, berzakat dan terakhir yang menyempurnakannyaadalah haji,” terang ustadz.
Kekhususan kedua haji, menurutnya,jika semua ibadah dapat dilakukan di manapun, tapi ibadah haji hanya dapatdilakukan di Mekah. Ketiga, keistimewaan haji adalah ibadah yang menitikberatkan kepada hati, fisik juga harta.
“Haji ini menggabungkan keseluruhannya,jika ada ibadah yang hanya menitikberatan kepada hati itu seperti zikir, yangmenitikberatkan kepada fisik saja itu salat, yang menitikberatkan pada hartayakni zakat infak dan sedekah, tapi ibadah haji ini menggabungkankeseluruhannya,” paparnya.
Karenanya, lanjut ustadz, jika saatini seseorang dipilih Allah SWT, untuk melaksanakan ibadah haji, sebaiknyaberibadahlah dengan baik, mulai dari niat hingga pelaksanaanya. Apalagi saatini tak mudah bagi seseorang untuk berangkat haji, meski pun memiliki kemampuanuntuk pergi haji, saat ini harus mengantre dulu baru bisa berangkat haji.
“Perbaikilah niat haji kita hanyasemata-mata karena Allah SWT, bukan karena yang lainnya. Semoga menjadi hajimabrur dan mabruroh,” pungkasnya.
Redaksi