Kitakini.news – Jemaah haji Indonesiadiimbau untuk selalu membawa dan mengenakan alat pelindung diri saat berziarahkesejumlah tempat di Kota Madinah. Hal ini dikarenakan cuaca dan terik Mataharidi Arab Saudi yang cukup terik.
“Mengingatcuaca dan terik matahari, pastikan saat ziarah membawa alat pelindung diriseperti payung, topi agar tidak terpapar panas langsung matahari,” kata JuruBicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat, Akhmad Fauzin di Jakartaseperti dilansir dari laman resmi Kemenag.go.id, Senin (29/5/2023).
Selain itu, lanjut Akhmad, selama melakukan aktivitasziarah di Madinah, sebelum meninggalkan hotel untuk ziarah, pastikan kamarterkunci dengan baik dan titipkan kuncinya di resepsionis hotel.
“Bawa uang secukupnya, dan janganmemakai perhiasan mencolok. Belanja jangan berlebihan, karena akan jadi bebanbawaan yang berat,” tuturnya.
Akhmad meminta jemaah agar membawa airyang cukup agar terhindar dari dehidrasi. Selalu berkoordinasi dengan ketuakloter, ketua rombongan, dan regu masing-masing.
“Tetap berkelompok, jangan memisahkandiri dari rombongan,” imbaunya.
Lebih lanjut Akhmad mengatakan, untukmasuk ke Raudhah, Saudi menerapkan dua cara, melalui Tasreh dan aplikasi Nusuk.Untuk Tasreh, prosesnya dikoordinir petugas haji, suratnya diterbitkan DakerMadinah.
“Setelah tasrehnya terbit, Daker Madinahakan mendistribusikan ke tiap sektor untuk diteruskan kepada ketua rombonganmasing-masing. Surat Tasreh itu dibawa saat jemaah akan masuk ke Raudhah,”terangnya.
Untuk masuk Raudhah dengan aplikasiNusuk, tambah Akhmad, prosesnya dilakukan secara sendiri-sendiri oleh jemaahmelalui aplikasi Nusuk di gadget masing-masing.
Berdasarkan data dari Sistem Informasidan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga hari ini, Minggu, 28 Mei 2023pukul 11.10 WIB, jemaah yang sudah terbang ke Tanah Suci berjumlah 27.952 orangatau 73 kelompok terbang (kloter), yang sudah tiba di Kota Madinah berjumlah24.157 orang atau 63 kloter.
Data tersebut khusus Jemaah, di luarpetugas kloter. Jemaah sakit 51 orang. Sebanyak 38 orang dirawat di KlinikKesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, 13 orang dirawat di Rumah Sakit ArabSaudi (RSAS) Madinah.
Jemaah wafat bertambah 1 orang atas namaAchmad Suhadak Riduwan tergabung dalam kloter 3 Embarkasi Surabaya (SUB) 9.Sehingga sampai hari ini, total Jemaah yang wafat berjumlah 2 orang.
“Jemaah yang wafat disalatjenazahkan diMasjid Nabawi dan dimakamkan di Baqi. Sesuai ketentuan, jemaah yang wafat akandibadalhajikan,” pungkasnya.
Redaksi