Demo Walikota Siantar, Massa Tuntut Copot Oknum Dewas Tirtauli

- Rabu, 31 Mei 2023 19:19 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202306/demo_siantar.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Mosi tidak percaya terhadap Walikota PematangsiantarSusanti Dewayani kembali disuarakan aliansi mahasiswa yang turun ke jalan. Aksidilatarbelakangi dari penilaian massa atas kepemimpinan walikota yang masihsarat persoalan selama menjadi orang nomor wahid di kota itu.

Mosi tak percaya ini merupakan ketiga kalinya digelaraliansi mahasiswa yang tergabung dalam KAMPAS atau Kesatuan Aksi Mahasiswa danPemuda Siantar. Diantaranya; Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) P. Siantar,Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) P. Siantar-Simalungun, Koalisi AksiPemuda dan Mahasiswa (Kopasis) Siantar dan Gerakan Mahasiswa Pejuang Rakyat(GEMPAR) Siantar.

Massa aksi mengemukakan sejumlah persoalan yang timbullantaran kegagalan walikota memanajemen perangkat aparaturnya dengan baik,bahkan selama memimpin terkesan jalan sendiri karena tidak menuai dukunganpositif di masyarakat yang seolah acuh tak acuh dengan lakonnya yang penuhpencitraan.

Orator aksi juga menyerukan walikota gagal memberikanterobosan dan gebrakan yang dapat memicu optimalisasi fungsi-fungsi perangkatdaerah, lebih-lebih ia terjebak dalam hegemoni protokoler yang membuat seolahia hanya berfungsi memberikan sambutan di acara-acara penting saja. Tanpaadanya daya-upaya yang memunculkan dan mendorong sebuah gagasan untuk menjawabpermasalahan di kota kecil ini.

Sekelumit permasalahan yang ada, menurut mereka, bermuaratidak optimalnya pelayanan publik khususnya pembangunan kesejahteraan. Menurutmereka hal itu terjadi tak lepas dari pembisik di lingkaran walikota.

"Itu orang - orang di sekeliling walikota brengseksemua itu. Copot oknum dewan pengawas Perumda Tirta Uli yang bersikap arogandan angkuh yang suka intervensi mahasiswa dan tidak pernah menghargai pegawaibahkan bertindak suka-sukanya di kantor itu," ujar orator aksi, Gading.

Massa juga menyoroti dua perusahaan daerah milik PemkoSiantar yaitu PD-PAUS dan PD-PHJ yang terus merugi dan tak sehat. Kendatidemikian Walikota Susanti menurut mereka tak berbuat apa-apa.

Kemudian maraknya gelandangan pengemis di persimpangan jalanyang banyak membawa anak kecil bahkan datang ke pusat-pusat keramaian tempatdimana banyak pejabat kota nongkrong.

Walikota lanjut massa, juga diam saat masyarakat menjeritkarena naiknya NJOP dan banyaknya odong-odong memutar musik dewasa bagianak-anak serta semrawutnya lapangan merdeka dan tempat fasilitas umum laindikuasai pedagang liar.

Masih banyak lagi yang disorot massa aksi terhadap walikota.Termasuk Walikota tak berbuat soal tertundanya LKPJ dan Ranperda RTRW yangmembuat kota menjadi semrawut. Termasuk program Lihat Sampah Ambil (LISA) yangtak disambut baik oleh masyarakat.

"Selain itu dugaan pemalsuan dokumen negara olehWalikota dkk dalam kasus semrawut mutasi ASN Pemko yang sudah kami laporkan kePolres Siantar juga menjadi bukti betapa walikota terkesan ingin gonta-gantikabinet tanpa aturan," teriak orator.

Massa aksi berorasi di depan Kantor Walikota juga menyesalkansikap berlebihan menerima massa berjumlah belasan orang yang disambut puluhanpersonel Satpol PP dan Polisi.

"Kami sedikit bisa (dihitung) dengan jari. Kami tidakbawa senjata. Tapi yang menyambut kami lebih-lebih dari jumlah kami. Kamiucapkan terima kasih kepada bapak ibu yang menyambut. Tapi di sini kamikatakan, Wali Kota sangat pecundang, hanya berani berlindung dibalik seragamdinas petugas pengamanan," teriaknya.

 

 

 

Kontributor: Tumpal Tanjung


Tag:

Berita Terkait

News

Toko Sparepart Mobil di Jalan Semarang Medan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Kendaraan

News

Anggaran Jamda Pramuka Sumut Dipertanyakan, Dikky Anugerah Panjaitan Diminta Transparan

News

Pusat Analisis Hukum dan Kebijakan Sumut Desak Kejari Selidiki Proyek TPI Percut Senilai Rp2,5 Miliar

News

Polisi Gerebek Hotel di Medan, Ratusan Pod Vape Berisi Narkotika Asal Malaysia Disembunyikan di Dalam Banta

News

Polsek Sunggal Gerebek Rumah Diduga Jadi Lokasi Transaksi Sabu di Medan, Satu Pria Ditangkap

News

BAMPERSU Dukung Langkah Kejari Medan Bongkar Dugaan Korupsi BLUD RSUD dr. Pirngadi