KBIHU Diminta Edukasi Jemaah Tak Paksakan Diri dalam Beribadah

- Rabu, 07 Juni 2023 16:56 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202306/bimbingan_haji_kemenag1.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU)adalah mitra pemerintah dalam pembimbingan dan pendampingan jemaah, utamanyadalam manasik. Sebagai pihak yang bersinggungan langsung dengan jemaah, KBIHUdiminta ikut mengedukasi jemaah agar tidak memaksakan diri dalam beribadah.

“KBIHU sangat dekat dengan jemaah. Di tengah cuacadi Makkah yang demikian panas, serta jemaah lansia yang juga banyak, kami ajakKBIHU untuk mengedukasi jemaahnya agar tidak memaksakan diri dalam beribadah,”kata Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah ZulkarnainNasution saat ditemui di kantor Daker Makkah, Rabu (7/6/2023).

Menurutnya, Kementerian Agama yang tahun inimengusung tagline ‘Haji Ramah Lansia’ maka KBIHU juga harus memiliki komitmendalam menyukseskan penyelenggaraan haji yang ramah lansia. Dukungan itusetidaknya bisa dilakukan dalam aspek layanan dan manasik.

Dalam aspek layanan, kata Zulkarnain, KBIHU dapatmendorong jemaah binaannya untuk meningkatkan kepedulian terhadap jemaahlansia.

"Jemaah lansia yang membutuhkan bantuan,hendaknya diberikan alternatif penyelesaian yang aman dan memudahkan.Pelaksanaan ibadah umrah jemaah dengan kursi roda dan memiliki keterbatasangerak, idealnya dapat diselesaikan pada level regu atau rombongan oleh keluargaterdekatnya. Jemaah yang sehat dimungkinkan dapat bergantian mendorong jemaahyang sakit. Jika ini tidak bisa, diberikan alternatif menggunakan jasa kursiroda yang ada di Masjidil Haram atau menggunakan skuter,” jelas Zulkarnain.

Dalam aspek manasik, KBIHU dapat mengedukasi jemaahlansia agar tidak memaksakan diri. KBIHU juga dapat memberikan alternatifkemudahan dalam pelaksanaan ibadah haji. Kementerian Agama tahun ini telahmenerbitkan Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Lansia.

Buku ini bisa menjadi panduan bagi jemaah hajilansia agar dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan ketentuan syariah,sekaligus dapat menempuh solusi hukum yang memberikan kemudahan dan keringanan.Dengan begitu, ibadah hajinya dapat terlaksana dengan baik, tidak membawamadharat apalagi membahayakan jiwa.

“Layanan KBIHU harus dapat memperkuat ekosistemlayanan dan bimbingan yang dilaksanakan di kloter. Jangan sampai KBIHU membuatprogram-program yang justru berisiko bagi kesehatan jemaah, khususnya lansia,seperti umrah sunnah berulang kali, dengan tanpa memperhatikan kondisi fisikjemaah,” tegas Zulkarnain.

Zulkarnain berharap, KBIHU dapat bersinergi denganPetugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter dalam mendampingi jemaah.Sinergi KBIHU dan PPIH Kloter diharapkan dapat memaksimalkan layanan kepadajemaah haji.

Dengan demikian, jemaah haji, khususnya jemaahrisiko tinggi, lansia, perempuan dan termasuk juga penyandang disabilitas,dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan sesuai ketentuan tanpa mengurangirasa kenyamanan dan keselamatan.

“Kita harap semua jemaah dapat melaksanakan ibadahhaji dan meraih haji yang mabrur. Aamiin,” tandasnya.

 

 

 

Redaksi/rel


Tag:

Berita Terkait

News

Bahas RUU HPI di DPR, PERADI Profesional Usulkan Penguatan Kepastian Hukum Internasional

News

Resmi! Gopprera Panggabean Jadi Ketua KPPU Baru, Siap Perketat Pengawasan Pasar

News

Polisi Gerebek Hotel di Medan, Ratusan Pod Vape Berisi Narkotika Asal Malaysia Disembunyikan di Dalam Banta

News

Wabup Kutai Tinjau Pengembangan Agribisnis Aren di Pesantren Al Hidayah Deli Serdang

News

AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Bernilai Rp250 Miliar di Medan

News

SPPG Yayasan Affa Adicitta Mitra Berjaya Dorong Dukungan Publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis