Kitakini.news– Pemerintah Republik Indonesia mengapresiasi Pemerintah Kerajaan Saudi Arabiadengan perbaikan On Time Performance pemberangkatan jemaah haji Indonesiagelombang kedua. Ini menunjukkan perhatian penuh pemerintah Arab dalammemberikan layanan kepada jemaah.
“Syukur Alhamdulillah,hasil evaluasi ada perbaikan signifikan pada Performance pemberangkatan jemaahmelalui maskapai Saudi Airline. Ini layak diapresiasi, selain itu, komunikasiIndonesia dengan Pemerintah Saudi termasuk dengan Duta Besar (Dubes) dan parapihak sangat efektif karena terus ada perbaikan,” terang Menteri Agama (Menag)Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, seperti dilansir dari laman resmiKemenag.go.id, Selasa (13/6/2023).
MenurutYaqut, peningkatan layanan penerbangan ini bukti Concern Pemerintah Saudi dalammelayani jemaah Indonesia. Selain itu, tingkatketepatan waktu penerbangan Saudia Airlines terus mengalami peningkatandibanding pemberangkatan gelombang pertama. Padahal, ini baru lima hari fasepemberangkatan gelombang kedua.
Yaqut juga menjelaskan, pada lima haripertama pemberangkatan gelombang pertama, ketepatan waktu pada kisaran 70persen. Sementara pada lima hari pemberangkatan gelombang kedua, ketepatan waktunyasudah berada di atas 80 persen.
“Terus ada peningkatan ketepatan waktu.Padahal pada lima hari pertama pemberangkatan gelombang pertama, hanya 36penerbangan. Sementara hari kelima pemberangkatan gelombang kedua sudah 42penerbangan,” tuturnya.
“Saya melihat ini bentuk komitmenpelayanan terbaik Saudi Airlines kepada jemaah haji Indonesia. Saya ucapkanterima kasih atas komitmen Saudia Airlines untuk memberikan layanan terbaikkepada jemaah haji Indonesia. Terima kasih atas peningkatan layanan ini,”sambungnya.
Fase keberangkatan jemaah haji Indonesiapada gelombang kedua akan berlangsung hingga 22 Juni 2023. Jemaah dari TanahAir akan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah untukkemudian diberangkatkan menuju Makkah Al-Mukarramah.
Redaksi