Belajar di Pesantren, Edy: Santri Harus Dapat Ilmu Agama, Karakter Mandiri dan Disiplin

- Rabu, 14 Juni 2023 08:41 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202306/Peresmian_Pesantren_Tahfiz_Alquran_Abdullah_Albusyroni_Sergai-6.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Para santri yangmenimba ilmu di pondok pesantren diharapkan tidak hanya mendapatkan ilmu agamasaja, tapi juga memperoleh karakter mandiri dan juga disiplin yang nantinyaakan mendidik santri yang teliti, peduli terhadap lingkungan dan juga oranglain.

"Saya bersyukur terusbertumbuhnya pesantren diantaranya disini, dan diharapkan banyak orang tua yangmemasukan anaknya sekolah ke jalan Allah SWT. Memang tak semudah sepertisekolah umum lainnya. Sekolah di pesantren memang memiliki kesulitan yang harusdilalui santri, baik dari kemandirian dan disiplin," terang Gubernur SumateraUtara (Gubsu), Edy Rahmayadi saat meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) TahfizAlquran Abdullah Albusyroni di Jalan Bedagai, Desa Sei Rampah, Kabupaten SerdangBedagai (Sergai), Selasa (13/6/2023).

Hadir pada kesempatan itu, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Gerindra Azmi Yuli Sitorus, WakilBupati Sergai Adlin Tambunan, Ketua DPRD Sergai Ilham Ritonga, Ustaz AbdulLatief Khan, Ketua Dewan Pembina Pondok Pesantren Tahfiz Al Quran AbdullahAlbusyroni Iskandar Batubara, Forkopimda,  serta lainnya.Edy juga menjelaskan, bahwa karakter mandiri dandisiplin yang didapat di pesantren akan melahirkan anak yang teliti dan jugapeduli dengan orang lain. Mandiri dan disiplin ini juga diajarkan danditerapkan pada para prajurit di militer."Selamat atas berdirinya pesantren ini.Semoga melahirkan santri-santri yang hafal Al Quran, serta dapat bermanfaatbagi agama dan bangsa," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dewan PembinaPondok Pesantren Tahfiz Alquran Abdullah Albusyroni Iskandar Batubara mengucapkanterima kasih pada Gubernur Edy Rahmayadi yang telah bersedia meresmikanpesantren tersebut.Iskandar mengatakan, Pesantren Tahfiz Alquran denganluas 1 hektare ini untuk perdana akan menerima santri sebanyak 60 orang.

"Maksimal hanya 60 orang,dengan tiga tahun hafal Qur'an bisa baca kitab dan Bahasa Arab. Secara kualitasbila tidak hafal, maka kita dorong dengan pengetahuan lainnya, dan kitatargetkan MTQ harus dari pesantren ini," ucap Iskandar.

Iskandar juga menyampaikan, untukkelengkapan pesantren telah disiapkan semua, baik sarana tempat tinggal santri,ruang belajar dan juga sarana olahraga. Namun hanya lapangan sepak bola yangbelum tersedia karena terkendala luas lahan yang belum mencukupi.

Kesempatan itu, Edy Rahmayadi juga menyempatkanmeninjau beberapa ruang belajar santri dan juga meresmikan Masjid Asiah AbdulKarim, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti untuk masjid tersebut.

Redaksi

 


Tag:

Berita Terkait

News

Merasa Martabat Wartawan Direndahkan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut

News

Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi

News

Gubernur Bobby Nasution Hadiri Nobar Final Piala Dunia, Satlantas Polres Nias Lakukan Rekayasa Kalukintas

News

Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung

News

Wabub Nisel Dampingi Bobby Nasution dan Dubes Prancis Kunjungi Desa Wisata Bawomataluo

News

BBM Diduga Diselewengkan, Pertamina Tidak Buat Laporan