Kitakini.news - Ketua Komisi IV DPRD Medan Haris Kelana Damanik ST sayangkan Perumda Tirtanadi yang kurang peduli dengan keluhan warga terkait limbah air.
"Saya kemarin (Minggu, 18/6/2023) turun (meninjau lokasi) guna menyikapi pengaduan dan keluhan warga yang terdampak banjir akibat limbah air kotor bercampur lumpur dari Tirtanadi. Kita harapkan masalah ini segera diselesaikan," tegas Haris.
Haris Kelana minta Perumda Tirtanadi supaya segera memperbaiki parit guna memperlancar saluran pembuangan limbah air yang bercampur lumpur. "Parit supaya dinormalisasi dan sisi kanan-kiri parit dapat ditinggikan dibuat tanggul," pinta Haris asal politisi Gerindra itu.
Selain itu, Haris juga minta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan supaya turun melihat limbah yang dibuang pihak Tirtanadi. Apakah limbah berbaya atau perlu melalui Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
"Kita minta DLH supaya turun menyikapi persoalan itu. Sehingga limbah yang dibuang jangan sampai berdampak buruk terhadap masyarakat," terangnya.
Sebelumnya, warga yang bermukim di Lingkungan IV dan VII Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan resah akibat limbah lumpur Perumda Tirtanadi. Pasalnya limbah air bercampur lumpur yang dibuang ke parit Belanga Besi meluber membanjiri lingkungan warga.
Kepada Haris Kelana Damanik, warga mengaku kondisi tersebut terjadi setiap pihak Perumda Tirtanadi membuang limbah ke parit. Dimana parit yang sempit cepat mendangkal dari limbah yang dibuang bercampur lumpur mengakibatkan parit cepat dangkal akibat lumpur. Sehingga setiap air limbah yang dibuang ke parit selalu meluap karena volume air tidak tertampung parit lagi apalagi dimusim hujan.
Reporter : Siti Amelia