Nawal Minta Masyarakat Sumut Pahami Leukimia dan Thalasemia

- Kamis, 22 Juni 2023 18:43 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202306/Nawal2.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news– Thalasemia dan Leukemia adalah dua penyakit yang berhubungan dengan darah dansangat membutuhkan penanganan yang serius, serta memakan waktu yang lama dalamproses pengobatan atau perawatannya.

 

“Berdasarkanlaporan dari Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman, Indonesia masuk dalamkawasan sabuk Thalasemia atau berisiko tinggi dan sebagian besar penduduknyasebagai pembawa sifat Thalasemia. Penderitanya terus meningkat dari tahun ketahun,” kata Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Sumatera Utara (YKI Sumut)saat meninjau kegiatan Sosialiasi Thalasemia dan Leukemia, sekaligusPelaksanaan Donor Darah di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah  DinasGubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (22/6/2023).

 

Padakesempatan itu, Nawal juga mengimbau masyarakat memahami penyakit Leukimia dan Thalasemia

 

Nawalmenjelaskan, thalasemia adalah kelainan darah karena kurangnya hemoglobin (Hb)yang normal pada sel darah merah. Kelainan ini membuat penderitanya mengalamianemia atau kurang darah.

 

“Berdasarkandata Yayasan Thalasemia Indonesia, jumlah pederitanya dari tahun ke tahun terusmeningkat. Tahun 2021 jumlah penderita sebanyak 10.973 jiwa,” ungkapnya.

 

Kemudian,lanjut Nawal, Leukemia merupakan penyakit kanker darah dan menurut data tahun2020, terdapat 474.519 kasus baru dan 311.594 kematian diseluruh dunia, dengankejadian paling banyak ditemukan di negara asia.

 

“DiIndonesia sendiri, menurut data WHO, pada 2019 terdapat 11.314 kematian yangdiakibatkan oleh Leukemia, yang merupakan kanker dengan kasus kematiantertinggi nomor lima, setelah kanker paru-paru, payudara, serviks dan hati,”ungkapnya.

 

Nawalpun mengajak para peserta sosialisasi untuk mengikuti kegiatan ini dengansungguh-sungguh, agar apa yang dijelaskan oleh narasumber tentang dua penyakittersebut dapat dipahami, hingga disebarluaskan kepada keluarga, kerabat,tetangga dan sesama anggota organisasi.

 

Nawaljuga meninjau dan menyapa para pendonor yang memberikan darahnya, denganfasilitas dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan.

 

Puluhanpendonor dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumutdan unsur Forkopimda tampak antusias mendonorkan darahnya.

 

 

Redaksi

 

 


Tag:

Berita Terkait

News

Waduh, Shin Tae-yong Absen Dampingi Persija Jakarta Hadapi PSMS Medan di League Cup, Kenapa?

News

Konfercab PA GMNI Toba 2026, Hengky Manalu Terpilih sebagai Ketua DPC

News

Pengemudi Ojol, Jhonson: Anak Saya Dibantu Sofyan Tan dari SMA hingga Kuliah

News

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

News

Sofyan Tan Dorong FOBI Sumut Perkuat Kolaborasi dengan TNI, Target Pertahankan Empat Emas PON 2028

News

Saya Cuma Jual Kerupuk dan Cuci Piring, Pak!”