Kitakini.news– Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menyambut kedatangan JemaahHaji Deberkasi KNO Kloter 1 Sumut di Asrama Haji Medan, Jalan Jenderal Besar AHNasution Medan, Rabu (5/7/2023). Jemaah haji Kloter 1 tersebut berasal dariKabupaten Mandailing Natal (Madina).
Hadir diantaranyaWakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution, Kepala Kanwil KementrianAgama Provinsi Sumut Ahmad Qosbi, Plt Asisten Administrasi Umum Sekdaprov SumutZulkifli, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahid Hasibuan, dan Kepala BiroKesejahteraan Rakyat Setdaprovs Sumut Mhd Rahmadani Lubis.
Dalamsambutannya, Edy mengucapkan selamat kembali ke Tanah Air, bagi para jemaahhaji, seraya mendo'akan kiranya menjadi haji dan hajjah yang Mabrur dan Mabruroh.
“Selamatdatang para jemaah haji. Semoga keberkahan untuk para jemaah yang telah tiba diTanah Air. Alhamdulillah telah diberi label haji mabrur,” ucap Edy.
Terhadapjemaah haji asal Sumut yang meninggal dunia, Edy Rahmayadi memimpin pembacaando'a dan surah Alfatihah, yang diaminkan dan diikuti seluruh jemaah, sertaseluruh yang hadir di Aula Madinatul Hujjaj Asrama haji Medan.
Setelah acarabersalaman dan foto bersama jemaah haji Kloter 1 Sumut, Edy Rahmayadiberpamitan kepada seluruh jemaah, seraya mendo'akan kiranya di perjalanan dariMedan menuju Kabupaten Mandailing Natal, senantiasa sehat dan selamat sertadalam lindungan Allah SWT.
Sebelummeninggalkan Asrama Haji Medan, Edy Rahmayadi juga memberikan arahan kepadaWakil Bupati Mandailing Natal agar segera mengkoordinasikan penyelesaianBandara Malintang di Kabupaten Mandailing Natal, untuk kemudahan pemberangkatandan pemulangan jemaah haji.
Sementaraitu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumut Ahmad Qosbi dalamlaporannya menyampaikan bahwa jemaah haji Sumut sampai saat ini yang meninggaldunia sebanyak 23 orang, yaitu yang wafat di Tanah Suci sebanyak 21 orang dandi Asrama Haji sebanyak dua org.
“Jumlahjemaah dan petugas haji di Kloter 1 sewaktu berangkat sebanyak 359 orang,sedangkan yang kembali sebanyak 360 orang, dikarenakan ada 1 orang yang tanazul(pulang dengan Kloter berbeda) dari Kloter 24 dengan alasan tugas,” ujarnya.
Redaksi