Banyak Persoalan Tak Selesai, Mentan dan Menteri LHK Layak Dievaluasi, kata Djarot

- Jumat, 30 Desember 2022 11:43 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202212/Djarot.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news –Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat meminta Presiden RepublikIndonesia, Ir H Joko Widodo untuk mengevaluasi kinerja Menteri PertanianSyahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

Sebab, kata Djarot,persoalan kelangkaan pupuk subsidi di Indonesia khususnya Sumatera Utara hinggasekarang belum juga terselesaikan. Begitu juga dengan produksi dan ketersediaanpangan sampai pada kisruh dengan Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Sayaditempatkan di Komisi IV DPR-RI yang bermitra dengan Kementerian Pertanian danKLHK. Sehingga setiap aspirasi yang saya serap ketika turun ke daerah pemilihan(Dapil) Sumut III saat reses maupun program kerja sebagai wakil rakyat, banyakmelihat persoalan pangan, hutan dan pupuk subsidi yang hingga saat ini belumterselesaikan. Maka sudah selayaknya harus dievaluasi kinerja Mentan YasinLimpo dan Menteri LHK Siti Nurbaya,” tegas Djarot kepada wartawan melaluisambungan seluler, Jumat (30/12/2022).

Menurut Djarot, dirinyamengusulkan kepada Presiden Jokowi agar kedua menteri ini dievaluasi, dikarenakankinerja keduanya menyangkut hidup masyarakat dan lingkungan yang menjadiharapan masa depan Indonesia, yang harus memiliki kemandirian pangan danmenjaga kelestarian hutan.

“Seperti di perkampungantua di Desa Sipolha Horison, Kabupaten Simalungun dan beberapa daerah lainnya di Sumut, KementerianLHK dalam kebijakan penentuan kawasan hutan itu berdasarkan kepentingan. Kawasan Desa Sipolha Horison tersebut dimasukkan dalam Kawasan Hutan Lindung, padahal perkampungan tua. Kasihan kita sama warga,” papar Djarot.

"Jadi memang harus adaevaluasi, setiap kementerian lembaga harus ada evaluasi untuk perbaikankinerja. Mentan dievaluasi, Menteri LHK dievalusi. Harus dievaluasi. Semuamenteri juga harus dievaluasi. Supaya apa? Supaya ada satu darah baru yangsegar, yang bisa mendukung penuh kebijakan Pak Jokowi untuk menuntaskanjanji-janji kampanyenya," cetusnya.

Djarot juga berharap adapenyegaran di internal kabinet Preisden Jokowi agar bisa mendukung penuhkebijakan yang tepat sasaran dan langsung dirasakan oleh rakyat.

“Intinya harus ada penyegaran,agar persoalan kelangkaan pupuk subsidi dan persoalan ketahanan pangan danhutan bisa segera terselesaikan,” pungkas Djarot.

Hal senada juga dikatakan Ketua DPP PKB DanielJohan yang setuju dengan pendapat Ketua DPP PDI Perjuangan DjarotSaiful Hidayat, agar Presiden Jokowi mengevaluasi kinerja Menteri PertanianSyahrul Yasin Limpo dan Menteri LHK Siti Nurbaya.

"Wajar saja ada evaluasi,tanggung jawab besar pangan ya ada di hulunya yaitu di Kementan," ketus Daniel.

Daniel mengungkapkan bahwa dimasa Syahrul Yasin Limpo, anggaranKementerian Pertanian terus berkurang setiap tahun. Padahal kementerian yangdipimpinnya merupakan pangkal dari kebutuhan pangan negara.

"Sangat disayangkan, padahal seharusnya anggaran Kementan yang harusditingkatkan. Kita sudah tahu bahwa pangkal dari kebutuhan pangan ada di KementerianPertanian," tandasnya.

 

 

Redaksi 


Tag:

Berita Terkait

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara

News

Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?

News

Tim Futsal Putra Terbaik se-Sumatera Siap Bertanding Babak Regional Final AXIS Nation Cup 2025 di Palembang