Kitakini.news -Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, mengalami krisis air bersih.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mentawai, setidaknya 40 ton lebihair bersih didistribusikan kepada warga untuk dikonsumsi setiap hari.
Semingguterakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten KepulauanMentawai, Sumatera Barat, setiap hari mendistribusikan lebih 30 ton air bersihke rumah-rumah warga.
Airbersih ini diperoleh dari air pegunungan dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)Kabupaten Kepulauan Mentawai.
PetugasBPBD Mentawai mendistribusikan di Tua Paiejat, ibu kota Kabupaten KepulauanMentawai, Selasa (17/10/2023) mulai dari pagi hingga sore. Mereka mendatangirumah-rumah warga yang sudah memajang dirigen atau ember penampungan di depanrumah.
MenurutKepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi, saat ini ribuanwarga Mentawai kesulitan air bersih. Hal ini disebabkan, air sumur wargamengalami kekeringan karena hujan tak kunjung turun lebih sebulan terakhir.
BPBDMentawai menggerakkan dua unit mobil tangki berkapasitas 7.000 liter untukmemasok air bersih ke rumah-rumah warga yang membutuhkan. Enam personil perhari juga ditugaskan untuk mendistribusikan air bersih di dua desa.
Puluhanliter air sudah distribusikan gratis dan tidak dipungut biaya kepada warga dansudah berjalan seminggu terakhir. Warga berharap, krisis air bersih ini tidakberkepanjangan.
Kontributor: Azzareen