Sah,, Kebijakan PPKM Resmi Dicabut

- Jumat, 30 Desember 2022 18:50 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202212/jokowi1.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news– Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo resmi mencabut kebijakan PemberlakuanPembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Halitu disampaikan Kepala Negara di Istana Merdeka, Jakarta didampingi MenteriKesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) TitoKarnavian, Jumat (30/12/2022).

“Pada hari inipemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM yang tertuang dalam InstruksiMendagri Nomor 50 dan 51 Tahun 2022. Jadi, tidak ada lagi pembatasan kerumunandan pergerakan masyarakat,” ucap Kepala Negara melansir dari laman resmi Setkab.go.id, Jumat (30/12/22022).

Presiden Jokowimenegaskan, keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan dan kajianyang panjang dan dengan memperhatikan situasi pandemi di tanah air.

“Alhamdulillah, Indonesia termasuk negara yang berhasilmengendalikan pandemi Covid-19 dengan baik dan sekaligus bisa menjagastabilitas ekonominya. Kebijakan gas dan rem yang menyeimbangkan penanganankesehatan dan perekonomian menjadi kunci keberhasilan kita,” ujarnya.

Lebih lanjut Presiden memaparkan, dalam beberapa bulanterakhir, pandemi Covid-19 di Indonesia semakin terkendali. Per 27 Desember2022, kasus harian sebanyak 1,7 kasus per 1 juta penduduk, positivityrate mingguan 3,35 persen, tingkat perawatan rumah sakit atau bedoccupancy rate (BOR) 4,79 persen, dan angka kematian 2,39 persen.

“Ini semuanya berada di bawah standar dari WHO. Dan, seluruhkabupaten/kota di Indonesia saat ini berstatus PPKM Level 1, di mana pembatasankerumunan dan pergerakan orang di tingkat rendah,” imbuhnya.

Jokowi menambahkan, Indonesia termasuk satu dari empat negaraG20 yang dalam 10 bulan berturut-turut tidak mengalami gelombang pandemi, setelahmencapai puncak gelombang varian dengan angka 56 ribu  kasus harian diJuli 2021 dan puncak tren varian Omicron di Februari 2022 dengan 64 ribu kasusharian.

Selain situasi pandemi yang terkendali tersebut, lanjutPresiden, pencabutan PPKM juga dilandasi oleh tingginya cakupan imunitaspenduduk dan capaian vaksinasi Covid-19.

“Dari sero survei, ini kalau kita lihat angkanya, di Desember2021 itu berada di 87,8 persen, di Juli 2022 ini berada di atas 98,5 persen.Artinya, kekebalan kita ini secara komunitas berada di angka yang sangattinggi. Dan jumlah vaksinasi sampai hari ini berada di angka 448.525.478 dosis.Ini juga sebuah angka yang tidak sedikit,” ujarnya.

Meski kebijakan PPKM telah dicabut, Kepala Negara memintakepada seluruh masyarakat dan komponen bangsa untuk tetap hati-hati danwaspada.

Pertama, Presiden mengingatkan masyarakat untuk meningkatkankesadaran dan kewaspadaan dalam menghadapi risiko Covid-19.

“Pemakaian masker di keramaian dan ruang tertutup harus tetapdilanjutkan; kesadaran vaksinasi harus terus digalakkan karena ini akanmembantu meningkatkan imunitas; dan masyarakat harus semakin mandiri dalammencegah penularan, mendeteksi gejala, dan mencari pengobatan,” ucapnya.

Selain itu, Kepala Negara juga menekankan bahwa aparat danlembaga pemerintah tetap harus siaga. Presiden pun meminta agar Satuan Tugas(Satgas) Penanganan Covid-19 tetap dipertahankan selama masa transisi.

“Fasilitas kesehatan di semua wilayah harus siap siaga denganfasilitas dan tenaga kesehatan; pastikan mekanisme vaksinasi di lapangan tetapberjalan, utamanya vaksinasi booster; dan dalam masa transisi ini, Satgas Covid-19pusat dan daerah tetap dipertahankan untuk merespons penyebaran yang cepat,”tandasnya. 

Redaksi 


Tag:

Berita Terkait

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara

News

Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?

News

Tim Futsal Putra Terbaik se-Sumatera Siap Bertanding Babak Regional Final AXIS Nation Cup 2025 di Palembang