kitakini.news -Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL),Laksamana TNI Muhammad Ali menandatanganiMemorandum of Understanding (MoU) bidang Teknologi Informasi di GedungPertemuan Yayasan Pendidikan Islam Darul Ilmu Murni, Jalan Titit Kuning, Medan,Senin (16/10/2023).
Melalui Kepala Dinas Penerangan(Kadispen) Lantamal 1 Letkol S Nasution, KASAL menyampaikan bahwa pondokpesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi emas IndonesiaTahun 2045. Dengan memanfaatkan teknologi, diharapkan pemantauan terhadap parasantri akan lebih optimal.
Sebab saat ini, lanjut Letkol SNasution, para santri tengah dihadapkan dengan penyebaran ajaran-ajaran yangmenjurus pada paham radikalisme seperti LGBT, ajaran-ajaran sesat dan pengaruhmenyimpang lainnya.
"Pembagian sistem informasi secaragratis ini bertujuan agar pendidikan Islam diseluruh Indonesia dapat mengikutiperkembangan zaman yang terus berkembang," ujarnya Letkol S Nasution kepadawartawan di Belawan, Kamis (19/10/2023).
Hadir pada MoU tersebut Ketua UmumJalasenastri Ny Fera Muhammad Ali, Pejabat Utama Markas Besar Angkatan Laut(Mabesal), Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) I,Laksamana PertamaTNI Johanes Djanarko Wibowo dan Ketua Jalasenastri Korcab IDJA I Ny. Widhi Johanes.
Sementara itu, Pimpinan YayasanPendidikan Islam Darul Ilmi Murni Medan, Dedi Masri mengatakan bahwa Darul IlmiMurni merupakan pilot projek dalam pembangunan sistem informasi yang bilanantinya telah selesai, nantinya akan diberikan secara gratis kepada seluruhpondok pesantren diseluruh Indonesia.
"Kita berharap pembangunan sistem informasiini bisa dimanfaatkan para santri di pondok pesantren diseluruh Indonesia,"tutur Dedi.
Hadir juga pada acara tersebut PimpinanPondok Pesantren se Sumatera Utara, Pimpinan PT Integra Putra Mandiri, PTUniversal Prima Sukses, Kepala Cabang Bank Mandiri, Kepala Cabang Bank BSI,Wadan Lantamal I, PJU Lantamal I, para pengurus Jalasenastri Korcab I DJA I,Danramil Namorambe, Kapolsek Namorambe Iptu Ringgas Lubis, Camat Namo Rambe,serta seluruh pengurus Yayasan dan Santri Darul Ilmi.
Kontributor: Desrin Pasaribu