Wali Kota Pematangsiantar Tekankan 7 Pilar Germas

M Iqbal - Jumat, 20 Oktober 2023 17:49 WIB
Teks foto : Susanti Dewayani saat meninjau stan pemeriksaan kesehatan. (Armeindo)

Kitakini.news -Wali Kota Pematangsiantar, Susanti Dewayani menekankan tujuh Pilar GerakanMasyarakat Hidup Sehat (Germas), saat menghadiri kegiatan Gerakan PengendalianPenyakit Prioritas serta Kebugaran Jasmani sebagai Implementasi Germas.Kegiatan tersebut berlangsung di Puskesmas Parsoburan, Jalan Parsoburan,Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Siantar Marihat, Jumat (20/10/2023) pagi.

Susantimenyampaikan, ada beberapa klasifikasi penyakit, yaitu penyakit menular danpenyakit tidak menular. "Bila dulunya lebih banyak penyakit menular,sekarang lebih banyak yang tidak menular, yang meningkatkan angka kesakitan dankematian, seperti penyakit stroke, hipertensi, diabetes, kanker, jantung,"terangnya.

Halitu, akibat pola perilaku dalam kehidupan masyarakat. Seperti tidak aktifmengerakkan badan atau malas bergerak (mager), kebiasaan merokok, minum minumanberalkohol, makan minum yang siap saji, mengonsumsi makanan tinggi gula garamdan lemak, serta rendahnya konsumsi buah dan sayur.

Masihkata Susanti, jika sudah terserang penyakit stroke, hipertensi, dan jantung,maka akan meningkatkan angka kesakitan dan menimbulkan biaya tinggi. Untukmencegahnya, ada tindakan promotif dan preventif. Promotif, katanya, memberikanedukasi. Sedangkan preventif, yaitu mencegah, dengan mengubah pola hidupindividu yang didukung kualitas lingkungan yang baik.

"PemerintahKota Pematangsiantar telah programkan LISA Pil, yaitu Lihat Sampah Ambil danPilah. Kemudian, tersedianya sarana dan prasarana di lingkungan, sertapeningkatan pelayanan kesehatan," kata Susanti.

UntukKota Pematangsiantar, ada 19 Puskesmas, empat di antaranya sudah terakreditasidan ada yang telah paripurna, yaitu Puskesmas Martoba. Ditambah peningkatansumber daya manusia (SDM). "Puskesmas diberi USG oleh pemerintah pusat,sehingga petugas harus mampu membaca USG," tukasnya.

Germasmerupakan program garda depan di era pemerintahan Presiden Joko Widodo untukmembangun SDM Indonesia yang unggul. Germas adalah suatu tindakan sistematisdan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsadengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkankualitas hidup.

Salahsatu kunci keberhasilan Germas adalah unsur kepemimpinan. Penerapan 7 pilarGermas sudah dilaksanakan yaitu aktivitas fisik, tidak merokok dalam ruangan,tidak mengonsumsi minuman beralkohol, menjaga kebersihan lingkungan danmenggunakan jamban sehat, makan buah dan sayur serta cek kesehatan berkala.

"Sayaberharap dengan adanya kegiatan ini tindak lanjut dari implementasi Germasdapat berkesinambungan, sehingga pembudayaan Germas ini ada dalam kehidupankita sehari-hari," pungkas Susanti.

Sebelumnya,Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, Irma Suryani dalam laporannyamengatakan, pembudayaan Germas diperlukan dalam mempercepat dan mensinergikanupaya promotif dan preventif hidup sehat guna meningkatkan produktivitaspenduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akibat penyakit.

Perandan dukungan (komitmen) pemerintah pusat, pemerintah daerah, peran sertaorganisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, serta sektor swasta (duniausaha) turut menentukan keberhasilan pelaksanaan Germas di masyarakat."Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul. Semoga Germas bisa terusdijalankan di Kota Pematangsiantar," sebutnya.

Sebagaiperwujudan kebijakan daerah tentang Germas, maka diperlukan penguatan PeraturanWali Kota Pematangsiantar Nomor 30 Tahun 2019 tentang Germas. Peran masyarakatdan dunia usaha dalam pelaksanaan Germas juga tertuang dalam Surat KeputusanWali Kota Nomor 440/713/XII/Wk-thn.2021 tentang Forum Germas Periode 2021-2023.Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat melakukan kegiatan secaraterpadu sehingga terwujud budaya Germas dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya,dilakukan penyerahan USG oleh Susanti kepada Kepala PuskemasParsoburan,Trah Ukur Kembaren serta penyerahan sertifikat IBL pemeriksaan USG kepadaNovalina Siagian. Kemudian, Susanti berkesempatan meninjau stan pemeriksaankesehatan sekaligus memeriksakan kesehatannya serta menyapa warga dan meninjauruang USG Puskesmas Parsoburan. Acara juga diawali dengan senam sehat.

Kontributor:Armeindo


Tag:

Berita Terkait

News

Genset Diduga Tak Berfungsi, Praktisi Hukum Minta Direktur Utama RS PHCM Belawan Dicopot Jika Terbukti Lalai

News

Revisi Perda Sistem Kesehatan, Bapemperda DPRD Medan Fokus Tingkatkan Kualitas Layanan Masyarakat

News

Agar Tak Lemas Saat Puasa, Simak Cara Menjaga Stamina Seharian

News

Dua Warga Deliserdang Didakwa Tipu Korban Rp1,4 Miliar

News

HAMAS Sumut Desak Penutupan Klinik Ganesha yang Diduga Bermasalah Izin

News

Fokus Bobby Nasution, Upaya Capai Target UHC dalam Dua Tahun