Kitakini.news -Ketua Dewan Perwakilan Rakyat DaerahSumatera Utara (DPRD Sumut), Baskami Ginting meminta pemerintah untuk melakukanpemblokiran segala situs maupun aplikasi judi online yang sedang masif dimasyarakat.
Menurut Politisi PDI Perjuangan itu,judi online sudah merebak di masyarakat dan telah masuk ke segmen remaja sertaanak-anak dan kalangan masyarakat menengah ke bawah.
"Pusat Pelaporan dan AnalisisTransaksi Keuangan (PPATK) mencatat nilai transaksi terkaitjudionlinesudah mencapai Rp200 triliun. Hal ini harus cepat ditangani, tidakboleh dibiarkan begitu saja," ungkap Baskami kepada Kitakini.news di gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu(25/10/2023).
Baskami menjelaskan, angka itu didapathasil analisis dan pemeriksaan PPATK terhadap transaksi terkait judi onlinesejak tahun-tahun sebelumnya hingga September 2023.
"Belum ada langkah cepat daripemerintah untuk mengantisipasi judi online ini. Saya kira kita harus tindakcepat ini," tambahnya.
Baskami menyayangkan, dampak judi onlineini telah masuk ke kalangan masyarakat bawah. Alhasil pendapatan masyarakatmenurun.
"Saya pada kunjungan reses,menerima keluhan ibu-ibu, bahwa suaminya juga ikut-ikutan main slot. Saya tanyaapa itu slot, ternyata judi online. Penghasilannya berkurang, untuk belanja,belum lagi sekolah anak," ungkapnya.
Menurut Baskami, efek candu dari judionline itu, disinyalir juga mampu membuat orang-orangnya berbuat nekad."Ya, pertama diberi kemenangan.Sistem itu telah dipasang sedemikian rupa, setelah kekalahan terus menerus,barulah menjual aset, bila aset sudah tidak ada kemudian berbuat nekad, berbuatkejahatan," imbuhnya.
Baskami mendorong aparat kepolisianmelalui divisi penanganan siber untuk segera berkoordinasi dengan diskominfodan pemerintah.
Untuk tingkat provinsi maupun daerah, lanjutBaskami, Dinas Permberdayaan Peremupuan dan Anak, Dispora juga harus gencarmelakukan sosialisasi bahaya kecanduan judi online.
"Ini harus menjadi perhatian kitabersama. Apalagi di Sumatera Utara aparat kita melalui Personel Subdit CyberCrime Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara tekah meringkus 10 pelaku judi online di Medan Johor,dapilsaya," katanya.
Ia berharap kaum ibu juga mengawasianak-anaknya yang sering bermain judi online ini. "Awasi anak-anak kita,beri pengertian bahayanya judi online ini. Anak-anak kita merupakan generasipenerus bangsa yang harus kita jaga," pungkasnya.
Reporter: Heru Soesilo