Kitakini.news -PemerintahProvinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) didesak segera membangun pasar rakyat dikawasan Klambir V, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Selamaberpuluh tahun, warga disana tidak memiliki pasar dan hanya menumpang berjualandi bawah titi.
Halini ditegaskan Anggota DPRD Sumut Wagirin Arman kepada wartawan di ruangkerjanya gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (26/10/2023), merespon hasilresesnya disejumlah titik, termasuk di Klambir V, pekan lalu. Sebagian besarwarga di sana menginginkan adanya pasar rakyat.
"Sudahpuluhan tahun saya lahir dan dibesarkan di Klambir Lima, namun tak adapasar/pajak, sehingga saya harapkan Pemprovsu ikut menggairahkan Usaha MikroKecil dan Menengah (UMKM), dengan membangun pasar/pajak tradisionalrakyat," beber Wagirin.
Wagirinjuga mengeluhkan nasib pedang kaki lima yang mendirikan lapak dan berjualan disepanjang Jalan Klambir V, persisya di depan Pasar Kampung Lalang sampai ke relPT KAI. Mereka berjualan disana karena di daerah mereka tidak ada pasar rakyat.
Wagirinjuga mengaku prihatin karena aktifitas pedagang Kaki Lima yang dinilai meresahkanpara pengguna jalan umum. Selain menjadi penyebab kemacetan panjang, parapedagang yang berjualan di bahu jalan membuat kondisi jalan semakin sempit,sehingga banyak kendaraan, khususnya roda tiga dan roda empat sulit ketika inginmendahului.
"Adajuga pedagang kaki lima juga yang berjualan di depan rumah orang, bahkanmenyewa lahan di lokasi umum yang berdekatan dengan jalan umum," imbuhnya.
Dalamkegiatan reses belum lama ini, Wagirin juga mendengarkan keluhan warga KlambirV yang sudah lama mendambakan hadirnya pasar rakyat.
"Merekaada yang iri karena di kawasan yang berbatasan dengan Kota Medan, banyakditemukan pasar tradisional rakyat," katanya.
Makadari itu, Wagirin meminta Pemprovsu melalui dinas terkait untuk menjajakikemungkinan penggunaan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) untuk dibangun pasarrakyat.
"Sayakira masih banyak lahan yang berstatus eks HGU milik PTPN II yang nganggur, inikalau bisa diserahkan pengelolaannya menjadi pasar," cetusnya.
Wagirinmenyebutkan, pihaknya memperkirakan lahan untuk membangun pasar rakyat itutidak sampai 4 hektar. "Kira-kira 3 atau 4 hektar lah, lahan di Klambir Vcukup luas, kita minta 3-4 hektar aja," tuturnya.
Masihkata Wagirin, dirinya juga minta Pemprovsu segera mengeluarkan daftar nominatiflahan eks HGU yang luasnya lebih 5.000 hektar, untuk kemudian dialihfungsikandemi kepentingan pelaku UMKM di Klambir V.
"Soaldaftar nominatif ini jadi kewenangan penuh Gubsu dan usul agar dikeluarkan sekitar3-4 hektar dan diprioritaskan mendirikan pasar rakyat di Klambir V,"pungkasnya.
Reporter: Heru Soesilo