Kitakini.news -PemerintahProvinsi Sumatera Utara (Pemprvosu) menargetkan Prevalensi Stunting tahun 2023 menurun hingga sebesar 18 persen daritahun sebelumnya sebesar 21,1 persen. Untuk percepatan penurunan Stunting tersebut, Pemprovsu telahmenganggarkan sekitar Rp346 miliar.
"Untukpercepatan penurunan Stunting, Pemprovsutelah menganggarkan sekitar Rp346 miliar. Anggaran tersebut ditujukan untukintervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitive," ujar Pj Gubernur SumutHassanudin kepada wartawan di Medan, Kamis (26/10/2023).
Hassanudinjuga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) Sumut untuk memastikanintervensi tersebut terlaksana secara maksimal. Juga bekerja berdasarkan datayang terbaru. Setiap pekerjaan mestilah terukur sehingga target dapat tercapai."Marikita pastikan intervensi ini terlaksana secara maksimal dan tepat sasaran," imbuhnya.
DikatakanHassanudin, pengentasan stunting merupakan prioritas nasional. Oleh sebab itu,dia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama bekerja dalam penurunanstunting di Sumut. Dengan bersinergi, penurunan stunting hingga 14 persen padatahun 2024 akan cepat tercapai.
"Stuntingini masalah kita bersama, masalah nasional, jika dengan perencanaan sudahbagus, eksekusi programnya bagus, maka target yang kita inginkan pastilahtercapai," tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) SumutMunawar Ibrahim mengatakan, apabila target PrevalensiStunting di Sumut sebesar 18 persen tahun 2023 tercapai, maka penurunan Stunting di Sumut sudah On the Track.
"Jikaini tercapai, ini akan memudahkan kita mencapai maka target kita 14 persen ditahun 2024," katanya.
Selainitu, Munawar juga mengingatkan, ada 8 aksi integrasi penurunan Stuning diantaranya rencana kegiatan,rembuk stunting, peraturan bupati/walikota tentang peran desa, pembinaan kaderpembangunan manusia, sistem manajemen data stunting, pengukuran dan publikasistunting, dan revie kinerja tahunan.
"Untukitulah kita adakan rapat ini, agar integrasi Provinsi Sumut juga bisamemastikan bahwa semua kegiatan di seluruh Sumut berjalan sebaik-baiknya,"beber Munawar.
Reporter: Heru Soesilo