Kitakini.news -Seorang pengemudi Pajero Sport tewas setelah kendaraan yang dikemudikannyaterjun bebas di Sungai Batang Serangan persisnya di Titi Kurus, Desa Karyajadi,Kecamatan Batangserangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (26/10/2023),sekira pukul 04.00 WIB. Di dalam mobil sport yang ringsek terdapat dua orangpenumpang lainnya mengalami luka.
Disebutkan ada tiga orang yang berada di dalammobil itu. Yakni, Juli Tarigan (46) pemilik mobil, Dapit Sembiring (50)pengemudi, dan Ingan Tarigan (50) penumpang. Juli dan Dapit mengalami luka-luka dan dirawat di RSTanjung Selamat. Sedangkan Ingan meninggal dunia.
KanitLaka Satlantas Polres Langkat, IPDA Nataniel Ginting via sambungan selulernya,Kamis (27/10/2023), menyatakan bahwa kecelakaan tunggal tersebut menyebabkanpengemudi mobil meninggal di lokasi kejadian. Dua orang lainnya mengalami luka.
Videoperistiwa kecelakaan itu pun telah beredar luas di media sosial. Terlihatjelas, badan jalan menuju objek wisata Tangkahan itu sudah terputus sepanjangbeberapa ratus meter.
Berdasarkan keterangan seorang korban awalnyarombongan ini baru pulang dari rumah sakit menuju rumah. Tiba di daerah Stabat,sopir mobil berganti dari Juli ke Dapit. Tepat di Dusun Titi Kurus, mobil itupun terjun ke sungai.
Diduga sopir mengantuk sehingga mobilnya terjunke sungai, saat ini mobil dan para korban telah dievakuasi. Ada pun korban yangmeninggal dunia langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.
Wargasekitar, biasanya menggunakan lahan perkebunan PTPN II untuk jalan alternatifyang berada persis di sisi jalan rusak tersebut.
Ironisnya,tak ada terpasang rambu tanda bahaya di sekitar jalan yang rentan terjadi lakalantas itu. Padahal, aktivitas lalu lalang pengendara cukup tinggi di sana.Namun, sudah sekian lamanya tak ada rambu yang bisa dijadikan pedoman ataupunperingatan bagi pengendara.
Seorangwarga sekitar, Eddy berharap, agar jalan menuju lokasi wisata nasional itudapat segera diperbaiki. "Kalaulah belum diperbaiki, setidaknya dipasanglahrambu – rambu agar pengendara bisa lebih berhati – hati. Dulu pernah juga adapengendara becak yang terperosok ke dalam sungai, namun tidak ada korban jiwa,"tutur Eddy.
Kontributor:Azzareen