KPK Sosialisasi Anti Korupsi di Hadapan Anggota DPRD Sumut

Heru - Jumat, 27 Oktober 2023 20:03 WIB
Kitakini.news/Heru Soesilo
Pimpinan DPRD Sumatera Utara foto bersama Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana saat “Roadshow Bus KPK 2023 Sumatera Utara” di Ruang Sidang Paripurna Gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, (Jumat 27/10/03 ).

Kitakini.news -Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah SumateraUtara (DPRD Sumut) Baskami Ginting menyatakan perlunya pendidikan anti korupsibagi kalangan muda, baik di ranah formal dan informal.

Hal tersebut disampaikan Baskami pada kegiatan sosialisasianti korupsi yang dilaksanakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam program"Roadshow Bus KPK 2023 Sumatera Utara" di Ruang Sidang Paripurna Gedung Dewan JalanImam Bonjol Medan, (Jumat 27/10/03 ).

Pantauan lapangan, acara tersebut dihadiri DeputiBidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI Wawan Wardiana. Jugamayoritas Anggota DPRD Sumut dari seluruh fraksi.

Baskami mengatakan, sosialisasi anti korupsi yangdilaksanakan oleh KPK ini sebagai salah satu langkah positif menumbuhkansemangat anti korupsi di Indonesia.

Politisi senior PDI Perjuangan itu terusmendorong sosialisasi anti korupsi tidak hanya pada pejabat negara, juga kaummuda.

"Pendidikan anti korupsi dapat menghasilkananak bangsa yang belaku baik dan jujur. Semoga suatu saat nanti Indonesia akanmenjadi kiblat pendidikan anti korup sebagai santun bernegara, berkarakter.Diharapkan Pemerintah dapat membangun kerjasama dengan pihak terkait terutamasekolah, orang tua dan masyarakat," bebernya.

Baskami juga menuturkan, perlunya upaya melakukan'nation and character building', terutama semangat anti korupsi.

"Kita harus membangun karakter jujur bangsaIndonesia secara mental dan moral. Inti dari pendidikan anti korupsi adalahpenanaman nilai – nilai luhur yang teridri dari tanggungjawab, disiplin, jujur,sederhana, mandiri, kerja keras, adil, berani dan peduli," tambahnya.

Masih kata Baskami, pendidikan anti korupsi bagikalangan muda, guna menghasilkan para pemimpin muda yang berinteritas, teguhpada prinsip, sesuai kata dengan perbuatan. "Sehingga tongkat estafet kepemimpinanbangsa ini diteruskan kepada orang-orang yang tepat," tuturnya.

Menurut Baskami, upaya sosialisasi KPK harus dilaksanakan secara berkelanjutan untukmencapai hasil maksimal. "Semoga kegiatan sosialisasi ini dapatdilaksanakan secara berkesinambungan di masa yang akan datang," paparnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pendidikan dan PeranSerta Masyarakat KPK Wawan Wardiana saat pemaparannya mengatakan, perlunyaindentifikasi tentang jenis korupsi,penyebabnya, pelakunya, serta pencegahan dan penanggulangannya.

"Hal yang paling terpenting dalam penanganankorupsi sejak disini adalah membangun nilai integritas yang dimulai dari dirikita sendiri terutama sebagai pelayan publik dan pemimpin. Menolak untukmenjadi korban korupsi dan menjadi pelaku korupsi itu sendiri," ujarnya.

Wawan mengatakan KPK senantiasa mengkampanyekan 9Nilai Anti Korupsi yaitu jujur, mandiri., tanggung jawab, berani, sederhana,peduli, disiplin, adil dan kerja keras.

"Semogalewat sosialisasi anti korupsi ini dapat menciptakan semangat dan perilaku antikorupsi dikalangan masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Utara,"pungkasnya.

Redaksi

Editor
: Heru

Tag:

Berita Terkait

News

Salmon Sumihar: Pengutipan Parkir Rp20 Ribu di Deleng Singkut Karo Rusak Kepercayaan Wisatawan

News

HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara

News

Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara

News

Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu

News

Ricky Anthony Apresiasi Polres Dairi Gercep Amankan Pelaku Penganiayaan Anak

News

Anaknya Kembali Dirawat Pasca Keracunan MBG Orangtua Korban Curhat ke Sutarto