Banjir Bandang Landa Empat Desa di Samosir, Warga Mengungsi

- Selasa, 14 November 2023 13:50 WIB
Teks foto : Bupati Samosir, Vandiko Gultom dan rombongan mendatangi posko pengungsian korban banjir bandang. (Dok Pemkab Samosir)

Kitakini.news -Bencanaalam banjir bandang melanda Kenegerian Sihotang, Kecamatan Harian, KabupatenSamosir, Senin (13/11/2023) malam. Warga di empat desa terdampak harus mengungsi.

Dariketerangan tertulis yang diterima dari Kasi Humas Polres Samosir, Bripka VanduMarpaung menjelaksan kronologisnya. Awalnya sekitar pukul 18.30 WIB, terjadihujan deras di Kecamatan Harian yang mengakibatkan banjir dan tanah longsordisertai bebatuan yang berjatuhan terjadi Desa Siparmahan, Desa Dolokraja, DesaSampurtoba dan Desa Turpuklimbong.

Mengetahuihal tersebut Personil Polsek Harian menuju lokasi sesuai informasi banjirbandang di Kenegerian Sihotang. Namun di Desa Turpuklimbong sudah terjadibanjir, air yang menggenangi rumah warga dan personel Polsek Harian terlebihdahulu membantu warga.

Sekirapukul 21.00 WIB, selanjutnya personel Polsek Harian menuju lokasi Sihotangnamun di Desa Turpuksagala didapati aliran air deras yang menutup jalan danjembatan. Sehingga petugas bersama warga kesulitan menyeberang guna membantumasyarakat.

Setelahberhasil mengamankan warga, selanjutnya personel menuju lokasi Sihotang daerahDesa Siparmahan dan Desa Dolokraja.

"Akibatbanjir tersebut warga Desa Sampurtoba dan Desa Siparmahan sudah melakukan pengungsian.Sebagian ada ke wilayah Pintubatu, Kecamatan Pangururan dan sebagian mengungsike daerah Bukit Holbung Kecamatan Harian," tutur Bripka Vandu.

Adapundaerah yang terkena akibat banjir yaitu, Desa Turpuk Limbong dentan 1 unitrumah tergenang air, korban jiwa nihil dan kerugian belum dapat ditaksasi. DiDesa Dolok Raja terdata 1 unit rumah tergenang air, korban jiwa nihil dankerugian belum dapat di taksasi.

"Sementaraitu untuk di Desa Sampurtoba dan Desa Simparmahan, jumlah rumah, sawah dankorban jiwa belum di peroleh di karenakan hujan deras banjir dan cuaca gelapakibat mati lampu," sambung Bripka Vandu.

Sekitarpukul 23.10 WIB, Bupati Samosir Vandiko Gultom bersama rombongan berangkatmenuju lokasi banjir dalam rangka melihat situasi korban dan memberikan bantuanberupa sembako.

Turuthadi anggota DPRD Sumut Takkas Manimpan Lumbantobing, Perwira Penghubung Kodim0210/TU wilayah Samosir Kapten G Sebayang, Kasat Intel Polres Samosir AKP LiberMarpaung.

"Padapukul 23.45 WIB, rombongan Bupati Samosir tiba di Gereja Katolik Pintubatu DesaRianiate, Kecamatan Pangururan (lokasi pertama pengungsian korban bencana) danPelabuhan Pintubatu, Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan (lokasi keduapengungsian korban bencana)," kata Bripka Vandu.

Setibadi lokasi pengungsian rombongan Bupati Samosir membagikan sembako, pendiriantenda dan menyediakan pelayanan kesehatan bagi warga pengungsi. Bertemu wargadi pengungsian, Bupati Samosir menyampaikan agar diberikan waktu, semua pihakakan bekerja turun kelapangan dan mengecek asal usul bencana. Pemerintah telahmenyiapkan tenda, tenaga medis, makanan, air lengkap.

KemudianPukul 00.38 WIB, rombongan Bupati Samosir bergerak dari Pelabuhan Pintubatumenuju Pelabuhan Sihotang menggunakan KMP dalam rangka pengecekan lokasibanjir.

DilanjutkanBripka Vandu, pada pukul 00.45 WIB, rombongan Bupati Samosir tiba di Dusun I,Desa Sampurtoba, Kecamatan Harian dan mendatangi rumah-rumah warga yang terkenabencana untuk memberikan sembako yang didampingi oleh Kapolsek Harian AKPEffendi, Danramil Harian Peltu Suhairi dan Camat Harian Hartopo Manik.

"Padapukul 02.30 WIB, Rombongan Bupati Samosir meninggalkan lokasi bencana. Perludiketahui bahwa sebagian masyarakat memilih untuk bertahan dirumah dan menolakuntuk mengungsi ke tempat pengungsian. Untuk akses menuju sebagian lokasibencana sangat sulit dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan sehingga peninjauandihentikan," ujarnya.

Sesuaiinformasi yang didapat Polres Samosir, bahwa sampai pukul 02.00 WIB, masihterdengar suara air mengalir dari atas Kenegerian Sihotang (lokasi banjirbandang) tepatnya dari arah Desa Hutagalung.

Situasisaat ini di Desa Hutagalung khususnya diatas Kenegerian Sihotang, DesaJanjimartahan, Desa Sampurtoba, Desa Siparmahan, baru selesai penebangan pohonekualiptus, yang tidak menutup kemungkinan sebab air bercampur lumpur danbebatuan datang dari lokasi tersebut. Sebab tidak ada pepohonan yang dapatmenampung air hujan hingga membanjiri lokasi.

"Hinggasaat ini, Selasa 14 november 2023, Polres Samosir dan Polsek Harian sedangmelaksanakan pembersihan di lokasi banjir bandang, melaksanakan penyelidikandan pendataan warga untuk pengecekan apakah ada korban jiwa atau tidak,"tutup Bripka Vandu.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

Asal Usul Kayu Belum Diperiksa, DPRD Sumut Prihatin Gakkum Langsung Tetapkan Sopir Truk Sebagai Tersangka

News

Fraksi Gerindra Pertanyakan Tak Hadirnya OPD di Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

News

Komisi D DPRD Sumut Tegas Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Pajak Kalasan Group

News

Sempat Kabur Saat Banjir Bandang, 45 WB Lapas Kuala Kembali

News

Komisi D DPRD Sumut Cecar Sun Plaza Soal Kemacetan dan Tarif Parkir Rp100 Ribu

News

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumut Dukung Sikap Tegas Gubsu Perangi Narkoba